Skripsi
Hubungan pemahaman siswa teknik pemesinan tentang layout bengkel dan keselamatan & kesehatan kerja (K3) terhadap tingkat keselamatan kerja di bengkel pemesinan SMKN 1 Ngasem Kediri / Satria Windarta
Abstrak
Perencanaan tata letak merupakan langkah utama dalam perencanaan fasilitas yang bertujuan untuk meningkatkan suatu sistem produksi di sekolah yang efektif dan efisien sehingga dapat tercapai suatu proses produksi dapat terkendali dengan baik. Pengelolaan tata ruang yang baik tidak hanya memberikan manfaat untuk produk yang dihasilkan akan tetapi juga baik untuk keamanan dan keselamatan peserta didik. Dalam hal ini perencanaan tata letak diarahkan pada pengelolaan tata ruang bengkel. Di SMKN 1 Ngasem Kediri terdapat bengkel pemesinan dengan kondisi kenyamanan dan keamanan peserta didik yang cukup minim Pada dasarnya pengelolaan tata ruang suatu bengkel sangatlah penting. Tidak hanya penting untuk industri dalam skala besar akan tetapi perlu juga diaplikasikan di sekolah demi tercapainya kenyamanan keselamatan peserta didik serta efisiensi dan keefektifan tata letak ruang. Dengan prinsip inilah peneliti mencoba untuk mengidentifikasi apakah peserta didik yang terdapat pada SMKN 1 Ngasem Kabupaten Kediri memiliki pemahaman yang baik mengenai tata letak ruang dan keselamatan kesehatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Penelitian korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variasi suatu variabel berkaitan dengan variabel yang lain berdasarkan koefisien korelasi. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 12 Program Keahlian Teknik Pemesinan SMKN 1 Ngasem Kediri. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur tingkat pemahaman siswa tentang layout bengkel pemahaman keselamatan kesehatan kerja dan tingkat keselamatan kerja. Pengisian angket dalam penelitian ini yaitu menggunakan angket tertutup dimana responden tinggal memilih jawaban yang tersedia. Berdasarkan analisis maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut Terdapat hubungan pemahaman siswa teknik pemesinan tentang layout bengkel terhadap tingkat keselamatan kerja di bengkel pemesinan SMKN 1 Ngasem Kediri. Hubungan antara Pemahaman Layout Bengkel (X1) dan Tingkat keselamatan (Y) memiliki nilai r 0 405 yang dapat diartikan bahwa antara X1 dan Y memiliki hubungan signifikan dan memiliki tingkat hubungan moderat. Terdapat hubungan pemahaman siswa teknik pemesinan tentang keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap tingkat keselamatan kerja di bengkel pemesinan SMKN 1 Ngasem Kediri. Hubungan antara Pemahaman K3 (X2) dan Tingkat keselamatan (Y) memiliki nilai r 0 471 yang dapat diartikan bahwa antara X2 dan Y memiliki hubungan signifikan dan memiliki tingkat hubungan moderat . Terdapat hubungan pemahaman siswa teknik pemesinan tentang layout bengkel dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap tingkat keselamatan kerja di bengkel pemesinan SMKN 1 Ngasem Kediri. Hubungan antara Pemahaman Layout Bengkel (X1) dan Pemahaman K3 (X2) terhadap Tingkat keselamatan (Y) memiliki nilai R 0 501 yang dapat diartikan bahwa antara X1dan X2 terhadap Y memiliki hubungan signifikan dan memiliki tingkat hubungan kuat.