Skripsi
Perancangan animasi dewa ruci sebagai pendekatan nilai-nilai kepemimpinan untuk anak usia 7-12 tahun / Riski Satria Wicaksono
Abstrak
Era globalisasi menimbulkan perubahan besar dan menimbulkan banyak masalah termasuk anak usia 7-12 tahun. Nilai-nilai kepemimpinan perlu diajarkan kepada anak sejak dini karena akan meningkatkan kualitas diri positif terhadap anak. Anak usia 7-12 tahun memiliki perilaku yang banyak dipengaruhi pola asuh orang tua dan perilaku moral orang-orang di sekitarnya. Dalam membentuk moral anak dapat dilakukan sejak dini salah satunya dengan cara mememberikan tayangan yang mendidik pada anak-anak karena anak selalu meniru perilaku yang dilihatnya secara langsung atau melalui media elektronik. Seni wayang kulit pun tidak serta merta luntur karena digerus arus zaman yang semakin modern banyak media yang dipakai oleh para dalang untuk mementaskan pertunjukkan wayangnya. Kisah atau lakon tersebut sejatinya adalah bentuk fleksibilitas dan penyesuaian terhadap zaman yang saat ini cepat berkembang. Lakon yang dibuat pun seringkali memuat cerita lucu sedih dan bahkan beberapa lakon juga dibuat sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. Walaupun lakon tersebut adalah buatan sendiri akan tetapi para dalang tidak membuat lakon yang terlalu jauh dari pakemnya atau jauh dari kisah yang sudah ada hal itu dilakukan untuk menghargai para leluhur yang telah tiada. Walaupun wayang telah menyesuaikan dirinya dengan zaman akan tetapi seni wayang kulit tidak serta merta meninggalkan manfaatnya. Kisah wayang memiliki nilai-nilai moral yang dapat diajarkan kepada anak usia 7-12 tahun. Penelitian ini menggunakan metode design thinking dalam proses perancangannya yang dipublikasikan secara online melalui media sosial youtube dan pameran di Universitas Negeri Malang. Data yang diperoleh melalui wawancara dan survei tentang nilai-nilai kepemimpinan Dewa Ruci dikemas menjadi sebuah animasi wayang yang mudah dipahami oleh masyarakat Indonesia terutama untuk anak usia 7-12 tahun.