Skripsi
Produksi dan isolasi biosurfaktan dari palm acid oil (pao) oleh bakteri staphylococcus arlettae mpp-1 / Yemima Thorchi
Abstrak
Biosurfaktan merupakan kelompok molekul yang dikenal memiliki aplikasi yang luas di berbagai sektor industri. Selain itu biosurfaktan juga mempunyai karakteristik yang lebih menguntungkan dibanding surfaktan sintesis yakni lebih ramah lingkungan. Biaya substrat pada medium produksi menyumbang hingga 30% dari total biaya produksi. Alternatif yang dapat digunakan untuk menekan biaya produksi biosurfaktan adalah menggunakan substrat dari limbah Palm Acid Oil (PAO) yang relatif murah. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian meliputi (1) seleksi bakteri penghasil biosurfaktan (2) optimasi konsentrasi PAO dalam medium produksi (3) optimasi sumber jenis dan konsentrasi nitrogen dan (4) isolasi biosurfaktan meliputi ekstraksi dan pemurnian. Berdasarkan uji hemolisis didapatkan empat bakteri yang mampu menghasilkan biosurfaktan diantaranya Staphylococcus arlettae MPP-1 Bacillus altitudinis MPP-2 Mammaliicoccus sciuri MPC-3 dan Bacillus Tequilensis TGC-1. Bakteri Staphylococcus arlettae MPP-1 merupakan bakteri dengan aktivitas biosurfaktan terbaik yang ditunjukkan dengan diameter oil spreading test (OST) sebesar 38 68 mm. Biosurfaktan terbaik didapatkan dengan medium produksi hasil optimasi yang mengandung 6% PAO (v/w) dan 0 4% urea (v/w) dengan waktu inkubasi selama 72 jam. Pada kondisi tersebut aktivitas biosurfaktan ditunjukkan dengan diameter OST sebesar 72 2 mm dengan bentuk tetesan yang melandai pada drop collapse test (DCT). Pada penelitian ini dihasilkan biosurfaktan kental bewarna kuning kecoklatan. Biosurfaktan tersebut menghasilkan spot tunggal pada plat hasil KLT yang menunjukkan bahwa biosurfaktan relatif murni.