Skripsi
Perancangan maskot sebagai media city branding dalam upaya mendukung promosi daerah kabupaten lamongan / Dzinnu Roini
Abstrak
Lamongan memiliki berbagai potensi termasuk tempat wisata. Pada Agustus 2021 Pemerintah Kabupaten Lamongan merilis city branding berupa logo dan slogan ldquo Lamongan Megilan rdquo . Namun setelah adanya city branding tersebut daya tarik pengunjung untuk berwisata ke Kabupaten Lamongan masih rendah dibandingkan pariwisara kota lain di Jawa Timur. Pada tahun 2022 hanya 4 juta wisatawan ke Lamongan. Sehingga untuk lebih melengkapi dan memperkuat city branding yang sudah ada perancang membuat identitas visual yang mampu merepresentasikan Lamongan melalui desain maskot. Model perancangan yang digunakan merupakan adaptasi dari model perancangan milik Amy E. Arnston. Tahap pertama dari model perancangan ini adalah research yaitu mengumpulkan data melalui wawancara studi dokumen studi pustaka serta kuesioner. Setelah mendapat data lapangan perancang melakukan analisis SWOT. Tahap selanjutnya adalah thumbnails yaitu merancang alternatif desain maskot. Pada tahap rough sketsa dan style yang terpilih akan dibuat lebih detail. Lalu penyempurnaan visual desain maskot pada tahap comprehensives. Tahap terakhir yakni ready for press yaitu pengimplementasian contoh maskot Kabupaten Lamongan dalam berbagai media. Hasil dari perancangan berupa desain maskot Bandia dan Leloa dan pengembangannya berupa maskot ambassador sebagai alat komunikasi program pemerintah serta produk pendukung untuk internal pemerintah Kabupaten Lamongan dan masyarakat umum (eksternal).