Skripsi
Penyelesaian konflik antara GAM dengan RI di Aceh tahun 1998-2005 / Muhamad Wafi Fahriawan
Abstrak
Gerakan Aceh Merdeka adalah salah satu dari gerakan separatis yang mengancam integritas wilayah Indonesia yang muncul dalam sejarah kontemporer Indonesia. Konflik antara Gerakan Aceh Merdeka dengan Pemerintah Indonesia berlangsung selama hampir tiga dekade dari tahun 1976-2005 dan memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Salah satu momen yang paling menentukan dalam konflik adalah ketika rezim Orde Baru runtuh. Keruntuhan Rezim Orba pada 1998 memang ditandai dengan meletusnya pelbagai konflik sektarian di daerah-daerah. Terlepas dari itu konflik-konflik sejaman dengan GAM seperti Timor-Timur Poso dan Sampit dapat diselesaikan dengan waktu relatif cepat. Barang tentu hal ini menyisakan sebuah tanda tanya mengapa gerangan GAM tidak mengalami penyelesaian konflik dalam waktu yang relatif singkat dan malah tertunda selama tujuh tahun sampai akhirnya selesai pada tahun 2005 setelah penandatanganan MoU Helsinki. Berangkat dari permasalahan tersebut penelitian ini akan berfokus kepada proses penyelesaian konflik tersebut. Penelitian tentang resolusi konflik GAM-RI ini adalah penelitian kepustakaan yang mana pembahasannya dipadukan dengan teori Ralf Dahrendorf dan menggunakan metode sejarah yang terdiri dari pemilihan topik heuristik kritik interpretasi dan historiofrafi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konflik Aceh terselesaikan secara bertahap yang mana tiap-tiap tahapnya menunjukan beberapa kali periode ketegangan dan relaksasi serta menemui titik terang pasca Tsunami Aceh 2004.