Skripsi
Strategi guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam mengatasi perilaku bullying terhadap siswa di SMAN 1 Pasirian Kabupaten Lumajang / Nadia Eka Septia Widuri
Abstrak
Abstrak Artikel ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku bullying terhadap siswa di SMAN 1 Pasirian Kabupaten Lumajang 2) mendeskripsikan faktor-faktor penghambat dalam mengatasi perilaku bullying terhadap siswa di SMAN 1 Pasirian Kabupaten Lumajang 3) mendeskripsikan strategi guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam mengatasi perilaku bullying terhadap siswa di SMAN 1 Pasirian Kabupaten Lumajang. Pada kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data interaktif. Serta pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Terdapat ketidaksesuaian dari UU Perlindungan anak No. 23 Tahun 2002 Pasal 54 dalam hal melindungi anak secara preventif dengan kenyataan di lapangan yang masih terjadi perilaku menyimpang dalam bentuk bullying sehingga membuat peserta didik merasa tidak nyaman saat berada di sekolah. . Hasil kajian menunjukkan perilaku bullying terhadap siswa terjadi dalam bentuk bullying secara verbal sosial dan cyber bullying. Hambatan yang ditemui yaitu modernisasi dan digitalisasi kurangnya peran orang tua kesulitan dalam mengontrol dan mengawasi siswa dan tidak adanya keterbukaan. Dalam mengatasi perilaku bullying guru pendidikan pancasila dan kewarganegaraan berperan dengan strategi pemberian hukuman menjembatani iklim pertemanan yang sehat melalui materi pembelajaran membuka ruang diskusi anti bullying memberikan himbauan melakukan pengawasan dan kontrol.