Skripsi
Permodelan struktur bawah permukaan dengan 4 lintasan menggunakan metode geolistrik resistivitas / Afif Nashiruddin Kusuma
Abstrak
Indonesia dapat dikatakan salah satu negara kepulauan yang berada di Asia Tenggara yang memiliki sekitar 17.508 pulau yang secara geografis berada di antara benua Asia dan benua Australia. Pulau-pulau di Indonesia terbentuk sepanjang garis berpengaruh kuat terhadap perubahan 2 lempeng tektonik yaitu lempeng tektonik Australia dan Lempeng tektonik Pasifik. Proses tektonik mengakibatnya terjadinya perubahan-perubahan pada batuan di suatu daerah. Kondisi tersebut biasa disebut dengan struktur geologi atau struktur bawah permukaan. Proses tektonik dapat menyebabkan adanya pergerakan pada kerak bumi sehingga menimbulkan rekahan atau patahan pada permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi litologi batuan yang menyusuun struktur bawah permukaan dengan menggunakan 4 data lintasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas tahanan jenis konfigurasi Wenner yang selanjutnya diolah menggunakan software Res2Dinv. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa permodelan struktur bawah permukaan dengan menggunakan 4 lintasan diduga tersusun oleh lithologi batuan bawah permukaan yang didominasi oleh air tanah pirit pasir lempung dan magnetit. Selain itu di beberapa titik ditemukan lithologi batuan bawah permukaan yang tersusun atas aluvium batu tulis dan garam batu.