Skripsi
Penciptaan kriya keramik salted fish sebagai elemen estetik interior non fungsional berciri khas pesisir Pasuruan / Tentry Latanre
Abstrak
Penciptaan karya keramik Salted Fish di Kota Pasuruan Indonesia dilakukan untuk menciptakan sebuah ikon visual artistik yang merepresentasikan karakter lokal kota Pasuruan. Proses penciptaan karya ini dipengaruhi oleh pentingnya pencitraan kawasan dan keinginan untuk mempromosikan warisan budaya daerah. Karya keramik ini menggambarkan bentuk ikan asin khas daerah Pasuruan serta menggunakan teknik pembuatan keramik tradisional. Karya keramik Salted Fish dapat menjadi suatu objek seni yang dapat menarik minat wisatawan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya melestarikan kekayaan budaya lokal. Untuk mencapai hasil visualisasi yang baik diperlukan sebuah metode kreatif yang melibatkan beberapa tahapan seperti penggalian ide dari berbagai sumber pembuatan konsep penciptaan proses visualisasi karya analisis atau deskripsi karya dan penyimpulan. Dari penelitian ini dihasilkan sepuluh karya keramik Salted Fish lima karya dari Salted Fish sebagai ornamen diantaranya Ajap (cita-cita) Andon (laku) Westuwestu (lestari) Rineh (sabar) dan Kubu (pertahanan). Sedangkan lima karya dari Salt Pottery Fish sebagai bentuk diantaranya adalah kuncara (terkenal) Reksa (jaga) Rekadaya (usaha) Balawan (kokoh) dan Arcana (rendah hati). Dari hasil beberapa karya tersebut dilakukan pameran karya untuk mendapatkan apresiasi.