Skripsi
Kontribusi self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas x di smk pgri 3 malang / Ayu Widi Resty Rinjani
Abstrak
Prokrastinasi adalah tindakan menunda yang dilakukan dengan sengaja dalam menghadapi keadaan yang buruk. Ketika diberi tugas siswa sering kali menunda memulai dan menyelesaikannya tugasnya. Siswa yang terbiasa mengulur waktu saat menyelesaikan tugas sering tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengerjakan pekerjaannya. Penundaan akademik adalah kebiasaan siswa menunda dan mengalihkan perhatian mereka dari pekerjaan akademik untuk terlibat dalam kegiatan lain. Fenomena ini telah menunjukkan bahwa tingkat self regulated learning siswa rendah sehingga menimbulkan permasalahan dalam belajar. Ketika siswa tidak dapat mengatur waktu belajarnya mereka akan kesulitan menyelesaikan tugas-tugas akademiknya. Masalah ini disebabkan oleh prokrastinasi siswa dalam menyelesaikan pekerjaannya. Siswa membutuhkan berbagai keterampilan untuk mengatasi penundaan akademik termasuk manajemen waktu pengendalian diri dan pola pikir mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tingkat self regulated learning (2) mengetahui tingkat prokrastinasi akademik dan (3) mengetahui adanya kontribusi self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas X di SMK PGRI 3 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian 856 orang siswa. Penentuan jumlah sampel berjumlah 128 orang siswa pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial yakni analisis korelasi pearson serta analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan (1) tingkat self regulated learning dalam kategori tinggi sebanyak 51 6% (2) tingkat prokrastinasi akademik siswa dengan kategori sedang sebanyak 75% (3) terdapat kontribusi self regulated learning terhadap prokrastinasi akademik siswa kelas X di SMK PGRI 3 Malang artinya self regulated learning secara simultan berpengaruh negatif terhadap prokrastinasi akademik. Hasil penelitian ini semoga dapat menjadi suatu informasi bagi guru BK/konselor di sekolah untuk mengetahui tingkat self regulated learning dan prokrastinasi akademik pada siswa. Guru BK/konselor diharapkan dapat merancang program layanan bimbingan dan konseling khususnya dalam bidang pribadi dan belajar yang ditujukan untuk mencegah dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik dengan mengembangkan model konseling bagi prokrastinasi akademik dan membuat kegiatan konseling sebaya. Peneliti mengharapkan adanya penelitian lanjutan serupa yang membahas dan mengembangkan hal-hal yang lebih mendetail terkait tindakan prokrastinasi akademik yang belum diungkapkan dalam penelitian ini. Selain itu peneliti juga memberikan saran kepada peneliti berikutnya untuk mengulik variabel-variabel lain yang diduga juga memiliki hubungan dengan variabel prokrastinasi akademik.