Skripsi
Hubungan praktik kerja industri dan kemandirian belajar siswa saat pandemi terhadap kesiapan kerja siswa SMK Jurusan RPL Kota Malang di era revolusi industri 4.0 / Ellvina Pramitadewi Wahyuningtyas
Abstrak
Kesiapan kerja merupakan wawasan kemampuan dan sikap seseorang dalam melakukan persiapan untuk menghadapi dunia kerja sehingga mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target. Prakerin adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara real agar siswa bisa langsung beradaptasi dengan dunia pekerjaan. Tujuannya ketika lulus nanti siswa bisa menyesuaikan kemampuan yang dimiliki dengan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan praktik kerja industri (X1) kemandirian belajar saat pandemi (X2) dan kesiapan kerja siswa SMK Jurusan RPL Kota Malang (Y) (2) mengungkap hubungan yang signifikan antara (X1) terhadap (Y) dan (X2) dan (Y) dan (3) mengungkapkan signifikansi hubungan secara simultan antara (X1) dan (X2) terhadap (Y). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik ex-post facto dan jenis penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini menggunakan sampe dari siswa SMK Jurusan RPL Kota Malang diantara di SMK 4 Malang SMK 12 Malang SMK Telkom Malang dan SMK Nasional Malang dengan total responden sejumlah 233 siswa. Penentuan pengambilan jumlah sampel menggunakan rumus dari Isaac dan Michael. Sedangkan pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling berupa Probability Scartified Random Sampling. Data diperoleh dengan menggunakan angket berupa kuesioner yang telah di uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji regresi linear sederhana dan uji linear berganda uji prasyarat analisis dan sumbangan prediktor yang meliputi sumbangan efektif dan sumbangan korelatif. Semua uji yang dilakukan menggunakan bantuan software SPSS. (1)Tingkat variabel X1 memiliki kategori sangat tinggi (48%) (2)Tingkat variabel X2 tinggi (54%) dan (3)Tingkat variabel Y dalam kategori sangat tinggi (50%). Nilai koefisien korelasi pada variabel X1 terhadap variabel Y adalah 0 371 koefisien determinasi sebesar 0 138. Nilai koefisien korelasi pada variabel X2 terhadap variabel Y 0 664 nilai koefisien determinasi sebesar 0 441. Nilai koefisien korelasi antara variabel X1 dan X2 terhadap Y adalah 0 709 nilai koefisien determinasi sebesar 0 503 dan persamaan regresi sebagai berikut Y 24 508 0 757X1 1 028X2. Kesimpulan yang diperolah dari penelitian yaitu (1) tingkat X1 dan Y dalam kategori sangat tinggi dan tingkat X2 dan Y terdapat kategori tinggi (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y X2 dan Y (3) terdapat hubungan positif dan signifikan yang simultan antara variabel X1 X2 dengan variabel Y.