Skripsi
Pengujian aktivitas antimikroba minuman tradisional wedang ronde terhadap escherichia coli dan staphylococcus aureus / Puput Nur Fitriani
Abstrak
Wedang ronde merupakan minuman tradisional yang memiliki ciri khas kuah jahe dengan kandungan senyawa metabolit sekunder seperti gingerol shogaol serta zingeron yang berpotensi untuk antioksidan anti inflamasi analgesik dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan daya aktivitas antimikroba minuman tradisional wedang ronde yang dijual oleh pedagang kaki lima serta (2) menentukan perbedaan daya hambat antimikroba yang dihasilkan oleh wedang ronde terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Prosedur penelitian meliputi pembuatan media pertumbuhan bakteri peremajaan bakteri pembuatan suspensi bakteri dan pengujian antimikroba wedang ronde dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan wedang ronde sebagai antimikroba pada perlakuan A (jahe emprit serai wangi) dan B (jahe emprit daun pandan) tidak memiliki aktivitas antimikroba tehadap mikroba uji. Hal ini menunjukkan bahwa wedang ronde yang dijual oleh pedagang kaki lima di Kecamatan Lowokwaru dan Klojen Kota Malang tidak berpengaruh terhadap penghambatan bakteri E. coli dan S. aureus.