Skripsi
Kemampuan guru dalam berpikir dan bertindak pada implementasi kurikulum merdeka di SMK-PK (studi kasus di SMKN 1 Purwosari) / Ryan Willy Putranto
Abstrak
Upaya dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam bersaing di revolusi industri 4.0 dapat dimulai dengan meningkatkan kualitas guru. Dalam implementasi kurikulum merdeka belajar sebagai kurikulum yang baru diterapkan guru berperan penting dalam tercapainya keberhasilan proses pembelajaran di dalam kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bertindak dan kemampuan berpikir guru yang meliputi kolaborasi literasi teknologi literasi digital komunikasi berpikir kreatif berpikir kritis dan juga kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Mengingat persaingan yang ketat untuk sumber daya manusia di seluruh dunia kurikulum merdeka belajar disarankan sebagai solusi potensial. Tiga kemampuan besar abad 21 terdiri dari kemampuan bertindak berpikir dan hidup di dunia. Kemampuan bertindak terdiri dari kolaborasi literasi teknologi literasi digital dan komunikasi. Kemampuan berpikir terdiri dari berpikir kreatif berpikir kritis dan kemampuan menyelesaikan masalah. Kemampuan hidup di dunia terdiri dari pemahaman global serta tanggung jawab sosial mengarahkan diri dan komunikasi. Ketiga kemampuan ini harus dimanfaatkan dalam pendidikan abad 21 karena pada masa ini dibutuhkan sumber daya manusia yang inventif dan imajinatif yang dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Salah satu tindakan yang dianggap relevan dalam membangun karakter anak yang kelak menghadapi era ini adalah pembuatan kurikulum merdeka belajar. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif eksploratif. Penelitian dilakukan di SMKN 1 Purwosari yang merupakan SMK-PK yang bekerja sama dengan PT. Astra Daihatsu Motor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Target wawancara adalah guru teknik pemesinan di SMKN 1 Purwosari yang berjumlah empat orang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan guru dalam berpikir dan bertindak pada implementasi kurikulum merdeka. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah guru teknik pemesinan di SMKN 1 Purwosari sudah memiliki kemampuan bertindak dan berpikir yang sangat baik. Hal ini dilandasi dengan aktifnya guru dalam melakukan kegiatan sekolah baik dalam pelajaran maupun diluar pelajaran.