Skripsi
Sikap guru sekolah dasar negeri terhadap bahasa Indonesia di Kabupaten Malang / Dhede Ilham Saputra
Abstrak
Setiap manusia memiliki kemampuan penguasaan ketiga bahasa dengan taraf yang berbeda. Mayoritas penduduk beberapa desa di Kabupaten Malang menggunakan bahasa Madura dan bahasa Jawa. Komunikasi sehari-hari masyarakat setempat dan pembelajaran di sekolah menggunakan campur kode antara bahasa Madura dan bahasa Jawa. Kebiasaan ini membuat lunturnya penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilakukan secara daring pada guru di 4 Sekolah Dasar Negeri yang ada di salah satu sampel desa di Kabupaten Malang yaitu Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang. Metode yang digunakan adalah pemanfaatan angket daring (google forms) dengan berbagai kumpulan pertanyaan. Pernyataan dikelompokan berdasarkan tiga komponen dalam sikap manusia diantaranya 1) Komponen Kognitif (pengetahuan) 2) Komponen Afektif (sikap) 3) Komponen konatif (perilaku). Hasil penelitian ini sikap guru Sekolah Dasar Negeri terhadap Bahasa Indonesia di Kabupaten Malang dalam komponen kognitif (sangat setuju 56% dan setuju 44%) komponen afektif (Sangat setuju 53% setuju 44% dan tidak setuju 2%) dan komponen konatif (sangat setuju 51% dan menjawab setuju 49%). Hal ini berarti sikap bahasa guru di Sekolah Dasar Negeri di Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang sangat positif.