Skripsi
Pengembangan buku suplemen sejarah lokal Kapten Soewandak dalam mempertahankan kemerdekaan untuk pembelajaran sejarah siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Lumajang / Mohammad Arifin Yusuf Riduwan
Abstrak
Pembelajaran sejarah lokal sangat perlu diajarkan kepada siswa karena saat ini dalam kurikulum 2013 siswa tidak hanya diajarkan mengenai sejarah nasional saja tetapi juga diajarkan mengenai sejarah lokal yang berada di lingkungan sekitar. Namun sayangnya saat ini tidak semua sekolahan mengajarkan mengenai sejarah lokal yang berdekatan dengan lingkungan sekitar siswa. Hal tersebut seperti yang terjadi di SMA Negeri 1 Lumajang yang dimana siswa tidak mengetahui mengenai sejarah perjuangan Kapten Soewandak dalam mempertahankan kemerdekaan di wilayah Kabupaten Lumajang. Mereka hanya mengetahui letak monument Kapten Soewandak dan nama jalan yang memakai nama Kapten Soewandak. Ketidaktauan tersebut diakibatkan minimnya penggunaan bahan ajar yang dipakai oleh guru sejarah dalam proses pembelajaran sejarah di dalam kelas serta tida adanya literatur-literatur yang membahas mengenai sejarah lokal perjuangan Kapten Soewandak. Guru dan siswa membutuhkan sebuah bahan ajar tambahan baru yang dimana bahan ajar tersebut digunakan dalam proses pembelajaran sejarah. Salah satu bahan ajar tambahan baru adalah dengan menggunakan buku suplemen. Dimana buku suplemen merupakan salah satu bahan ajar yang dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan secara spesifik yang tidak ada dalam buku teks pelajaran milik siswa. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan buku suplemen sejarah lokal tentang perjuangan Kapten Soewandak dalam mempertahankan kemerdekaan dan menguji keefektifitasan produk tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah pengembangan Sugiyono (2016) yang menyatakan bahwasannya penelitian dan pengembangan ini melewati 10 tahapan diantaranya potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain uji coba pemakaian revisi produk uji coba produk revisi desain revisi desain produksi produk. Pada tahap validasi materi diperoleh hasil 90 3% sehingga materi bahan ajar dikatakan sangat valid dan memiliki catatan untuk diperbaiki dengan ditambahkan gambar maupun foto yang memiliki hubungan dengan materi Kapten Soewandak dan masih banyak kesalahan dalam penulisan pada setiap kalimat. Kemudian validasi bahan ajar mendapat hasil 94 2% sehingga bahan ajar dinyatakan sangat valid dan bisa diterapkan dilakukannya uji coba pembelajaran sejarah pada sekolahan. Hasil dari uji coba kelompok kecil dengan melibatkan 10 peserta didik memperoleh skor 86 5% dari 100% dan hasil uji coba kelompok besar dengan melibatkan 35 peserta didik memperoleh skor 93 9% dari 100%. Hasilnya dikatakan bahwa pengembangan bahan ajar buku suplemen perjuangan Kapten Soewandak dinyatakan efektif dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran sejarah kelas XI.