Skripsi
Penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) dan tranparansi aliran dana sosial CSR di Desa Dukuhngarjo Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto / M. Harun Al Rasyid SM
Abstrak
Corporate Social Responsibility atau yang di kenal secara umum CSR merupakan suatu tindakan atau kegiatan perusahaan yang mana perusahaan berusaha merangkul elemem masyarakat serta merupakan bentuk kegiatan memiliki tanggung jawab untuk membaktikan dirinya demi mensejahterakan masyarakat dan lingkungannya. Penerapan CSR sudah harus dan bersifat wajib untuk melaksanakannya. Bentuk penerapan CSR sendiri bisa bersifat sumbangan atau kompensasi (Dana sosial) yang diberikan kepada masyarakat ataupun kegiatan yang langsung yang dilakukan secara gotong-royong. Dengan adanya penerapan CSR di harapkan agar apa yang sudah menjadi kewajiban perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. Akan tetapi timbul permasalahan meskipun sudah ada penarapan CSR tersebut masalah tersebut adalah bagaiamana penerapan CSR tersebut serta bagaiamana transparansi aliran dana sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi penelitian jenis ini mementingkan fenomena yang muncul dalam lokasi penelitian tanpa mengurangi dan menambah suatu hal yang terjadi serta dengan kualitas informasi yang dapat diandalkan kualitasnya. Sumber data yang digunakan sumber data primer yang di peroleh dari pemangku kebijakan serta aparatur desa desa Dukuhngarjo yang menjadi stakeholder perusahaan. Teknik pengumpulan data dalam penalitian ini melakukan wawancara observasi lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pembahasan dan pengumpulan data lainnya diperoleh kesimpulan sebagai berikut 1) penerapan CSR yang dilakukan perusahaan PT. Calvary Abadi sudah memenuhi prosedur serta undang yang berlaku. Namun berbeda hasilnya ketika dilapangan bahwasanya penerapan CSR belumlah maksimal sehingga masih banyak masyarakt yang merasa bahwa CSR perusahaan hanyalah pencitraan bagi perusahaan. 2) Tranparansi laporan CSR yang dilakukan pihak aparatur desa tidaklah seutuhnya untuk kepentingan warganya. Dengan kata lain ada beberapa aparatur desa yang memanfaatkan kegiatan dana sosial. Hal ini dibuktikan dengan adanya masyarakat banyak yang belum mengerti apa tujuan pemberian dana sosial yang diberikan oleh perusahaan sedangkan lingkungan desa dukuhngarjo dan sekitarnya rusak berat dan parah.