Skripsi
Perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa antara menggunakan model pembelajaran teams games tournaments (TGT) berbantuan kahoot dengan ceramah konvensional pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan kelas XI TKRO di SMK Negeri 6 Malang / Yudha Rian Pratama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa yang signifikan antara model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Kahoot dengan ceramah konvensional pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan kelas XI TKRO SMKN 6 Malang. Kompetensi dasar yang dipilih adalah menerapkan cara perawatan sistem bahan bakar bensin injeksi (Electronic Fuel Injection /EFI). Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental research dengan menggunakan post-test only design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes dan lembar observasi. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Kahoot dan kelas kontrol dengan model pembelajaran ceramah konvensional. Uji hipotesis menggunakan Mann Whitney untuk menguji perbedaan keaktifan dan hasil belajar diantara kedua model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Ada perbedaan yang signifikan pada keaktifan siswa antara yang diberikan perlakuan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Kahoot dengan model pembelajaran ceramah konvensional pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan kelas XI TKRO SMK Negeri 6 Malang dimana Asymp.sig (2-tailed) 0 00 lt 0 05. (2) Ada perbedaan yang signifikan pada hasil belajar antara yang diberikan perlakuan model pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Kahoot dengan model pembelajaran ceramah konvensional pada mata pelajaran pemeliharaan mesin kendaraan ringan kelas XI TKRO SMK Negeri 6 Malang dimana Asymp.sig (2-tailed) 0 00 lt 0 05. Disarankan kepala sekolah dapat mendorong penggunaan model pembelajaran koperatif kepada guru di sekolah sehingga membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih efektif.