Skripsi
Kajian yuridis normatif hukum waris anak angkat ditinjau dari kompilasi hukum islam / Timulis Farika
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kedudukan anak angkat dalam hukum waris di Indonesia. Anak angkat memiliki hak waris menurut Kompilasi Hukum Islam berbeda dengan hukum perdata. Pro kontra masyarakat terhadap pembagian hak waris anak angkat. Kajian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Kompilasi Hukum Islam termasuk dalam hukum positif mawaris di Indonesia. Anak angkat berhak memiliki bagian waris ditinjau dari Pasal 209 Ayat (2) dengan wasiat wajibah dengan analisis Putusan Perkara Nomor 207/Pdt.G/2019/MS.Bir dan Putusan Perkara Nomor 0100/Pdt.P/2015.PA.Bkt. Hak anak angkat memperoleh waris menurut Staatsblad 129 Tahun 1917 dengan putusnya hubungan perdata antara anak angkat dengan orang tua kandung dan hak anak angkat mengajukan wasiat wajibah berdasarkan Pasal 209 Ayat (2) Kompilasi Hukum Islam.