Skripsi
Penerimaan diri korban investasi bodong binomo / Muhammad Rayhan I\'tisham
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat penerimaan diri pada korban investasi bodong Binomo menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian berjumlah lima orang dengan karakteristik pernah mengalami kerugian di atas 3 juta Rupiah karena bermain Binomo dan berusia 18-25 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling-snowball sampling. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah wawancara mendalam dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik dan triangulasi sumber melalui wawancara dan observasi untuk memastikan temuan yang diperoleh valid. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas korban investasi bodong Binomo memiliki penerimaan diri positif yang baik mampu mengevaluasi diri sendiri mengambil pelajaran dari pengalaman dan mampu menerima kesalahan tetapi terdapat hambatan dan perasaan tidak nyaman dalam penunjukan diri apa adanya sebagai korban investasi bodong. Hambatan ini berimplikasi terhadap tidak adanya faktor eksternal (dukungan dari lingkungan) karena korban merasa malu dan tidak menceritakan pengalamannya kepada orang lain sehingga faktor internal adalah faktor penerimaan diri pada korban investasi bodong. Tiap individu memiliki dinamika penerimaan diri urutan tahapan dan membutuhkan waktu untuk penerimaan diri yang berbeda-beda. Namun seluruh subjek dalam penelitian ini minimal mengalami 2 tahapan penerimaan diri dan tahapan bargaining (tawar-menawar) pasti dialami sebelum masuk ke tahapan acceptance (menerima). Lama proses penerimaan diri tidak selalu terkait dengan besarnya kerugian. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan agar memperdalam serta memperkaya temuan dengan karakteristik subjek yang berbeda dan membuktikan keterkaitan dari variabel-variabel yang didapat pada penelitian ini untuk menjadi kebaruan bagi ilmu pengetahuan di bidang psikologi.