Skripsi
Pemanfaatan limbah daun ketapang sebagai pewarna alami pada kain mori primissima menggunakan fiksator jeruk nipis, asam jawa, dan asam cuka / Cici Desi Ramadani
Abstrak
Ketapang merupakan tumbuhan liar yang banyak ditemui di tepi jalan. Daun tumbuhan ini biasa berguguran sehingga persediaan limbahnya melimpah. Daun tumbuhan ketapang tidak termasuk tanaman budidaya sehingga produksinya sangat banyak. Daun ketapang terkandung didalamnya tanin yang dapat diolah menjadi pewarna alami. Penelitian ini memanfaatkan limbah daun ketapang sebagai pewarna alami menggunakan fiksator jeruk nipis asam jawa dan asam cuka. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil warna dan ketahanan luntur warna terhadap pencucian sabun pada pencelupan ekstraksi limbah daun ketapang dengan menggunakan media kain mori primissima pada frekuensi pencelupan 1x 3x dan 5x menggunakan fiksator jeruk nipis asam jawa dan asam cuka. Metode eksperimen dengan analisis data deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data hasil pencelupan ekstraksi limbah daun ketapang diperoleh dari hasil uji laboratorium untuk mengetahui hasil beda warna dan ketahanan luntur terhadap pencucian sabun. Hasil eksperimen ini menyatakan bahwa pencelupan 1x dengan fiksator jeruk nipis menghasilkan warna light brown sedangkan pencelupan 3x dan 5x dengan fiksator jeruk nipis menghasilkan warna muddy waters brown. Pencelupan 1x dengan fiksator asam jawa menghasilkan warna muddy waters brown pencelupan 3x dan 5x dengan fiksator asam jawa menghasilkan warna soft brown. Pencelupan 1x dengan fiksator asam cuka menghasilkan warna golden sundance pencelupan 3x dengan fiksator asam cuka menghasilkan warna dark salmon pink sedangkan pencelupan 5x dengan fiksator asam cuka menghasilkan warna muddy waters brown. Hasil uji luntur pencucian pada sampel pencelupan 1x dengan fiksator jeruk nipis bernilai 3-4 sedangkan pencelupan 3x dan 5x bernilai 2-3. Pencelupan 1x dengan fiksator asam jawa bernilai 3-4 pencelupan 3x bernilai 2-3 sedangkan pencelupan 5x bernilai 2. Pencelupan 1x dengan fiksator asam cuka bernilai 4-5 pencelupan 3x bernilai 4 sedangkan pada pencelupan 5x bernilai 3-4.