Disertasi
Pengaruh manajemen pengetahuan dan literasi keuangan terhadap kinerja UMKM dimediasi oleh kapabilitas inovasi dan risk attitude (studi pada usaha mikro kecil menengah halal di Jawa Timur) / Meldona
Abstrak
Perkembangan industri halal global menjadi tren dengan pertumbuhan tercepat karena faktor pendorong pertumbuhan populasi Muslim dunia pertumbuhan PDB negara Muslim serta pertumbuhan ekosistem halal dunia. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan untuk menjadi Pusat Industri Halal Dunia tahun 2024 dengan menerbitkan UU Jaminan Produk Halal sejak 2014 dan kebijakan strategis lainnya yang perlu didukung implementasinya oleh semua pihak terutama oleh UMKM sebagai pilar ekonomi nasional yang strategis terbesar. Sektor makanan minuman pada industri halal merupakan salah satu sektor paling esensial yang mampu bertahan melewati pandemi. Namun hasil penelitian dan fenomena menunjukkan bahwa kinerja UMKM Halal masih kurang dan perlu untuk ditingkatkan. Aspek penting untuk meningkatkan kinerja UMKM Halal adalah sumberdaya unggul meliputi manajemen pengetahuan dan literasi keuangan. Mengacu Teori Berbasis Pengetahuan (KBT) dijelaskan gagasan bahwa ketika pengetahuan dikelola secara efektif maka akan dapat menciptakan kemampuan inovasi yang unik yang berkontribusi pada peningkatan kinerja. Pengelolaan pengetahuan dilakukan melalui manajemen pengetahuan dan literasi keuangan yang dapat menghasilkan ide-ide baru menjadi sebuah kemampuan inovasi dan sikap dari pemilik usaha terhadap risiko yang dihadapi (risk attitude) untuk mencapai kinerja. Wilayah Jawa Timur memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang tinggi melalui Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur terus memfasilitasi pelaksanaan sertifikasi halal sejak tahun 2017 namun hasilnya masih kurang optimal. Sehingga perlu dilakukan kajian tentang manajemen pengetahuan dan literasi keuangan terhadap kinerja yang dimediasi oleh kapablitas inovasi dan risk attitude yang dilakukan pada UMKM Halal di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pendekatan explanatory research karena tujuan penelitian ini adalah membuktikan secara empiris dan menjelaskan pengaruh manajemen pengetahuan dan literasi keuangan terhadap kinerja yang dimediasi oleh kapablitas inovasi dan risk attitude. Jumlah populasi sebanyak 933 UMKM dari 5 Bakorwil di Provinsi Jawa Timur yang mempunyai ijin usaha dan terdaftar pada Dinas Koperasi UMKM perindustrian dan perdagangan setempat telah menjalankan usahanya lebih dari 1 tahun serta memiliki sertifkat halal yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasar jumlah tersebut dengan menggunakan kalkulator Raosoft ditentukan sampel sebanyak 279 UMKM Halal. Pengambilan sampel menggunakan metode probability sampling dengan teknik Proportional Area Random Sampling. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan Lisrel 10.3. Hasil penelitian membuktikan bahwa secara langsung manajemen pengetahuan dan literasi keuangan berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Manajemen pengetahuan secara langsung berpengaruh terhadap kapabilitas inovasi dan risk attitude. Literasi keuangan secara langsung berpengaruh terhadap kapabilitas inovasi dan risk attitude. Variabel kapabilitas inovasi dan risk attitude berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja UMKM. Kapabilitas inovasi mampu memediasi pengaruh manajemen pengetahuan terhadap kinerja UMKM serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Risk attitude mampu memediasi pengaruh manajemen pengetahuan terhadap kinerja UMKM serta mampu memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM. Sehingga dapat disimpulkan ketika pengetahuan dikelola secara efektif maka akan menciptakan kemampuan unik yang berkontribusi meningkatkan kinerja melalui inovasi dan risk attitude. Kontribusi pengembangan terhadap Teori Knowledge Based Theory (KBT) bahwa manajemen pengetahuan yang diwujudkan dengan perolehan pengetahuan serta literasi keuangan yang diwujudkan dengan literasi penganggaran ketika dimediasi oleh kapabilitas inovasi yang diwujudkan melalui inovasi produk dan risk attitude yang diwujudkan melalui optimalisasi peluang akan dapat memberikan pengaruh terhadap kinerja UMKM. Sesuai dengan hasil penelitian maka dapat diberikan saran yaitu bagi pelaku UMKM Halal di Jawa Timur (1) meningkatkan pemahaman pentingnya pendokumentasian (2) meningkatkan literasi tentang utang (3) meningkatkan inovasi proses (4) meningkatkan kesadaran untuk mempertimbangkan faktor resiko kehilangan pendapatan serta (5) meningkatkan kinerja pemasaran. Saran untuk Dinas terkait antara lain (1) bersama perguruan tinggi atau instansi lain intens melaksanakan workshop dan sosialisasi serta fasilitasi pengetahuan tentang sertifikasi halal (2) pelaksanaan pelatihan tentang database digitalisasi usaha dan pemasaran digital produk halal (3) perancangan hub e-commerce halal yang terintegrasi (4) pelatihan dan riset untuk peningkatan inovasi proses dan teknologi halal (5) bersama lembaga keuangan melaksanakan pelatihan literasi utang serta mengembangkan skema permodalan yang ringan untuk pengembangan usaha halal. Sementara saran untuk peneliti selanjutnya adalah menambahkan variebel penelitian antara lain rantai pasok pangan halal (Halal Food Supply Chain) religiusitas dan keunggulan bersaing agar dapat lebih memperdalam kajian dalam lingkup UMKM Halal.