Skripsi
Kemampuan menjawab soal HOTS pada pembelajaran membaca teks nonsastra siswa kelas VII MTS Sunan Kalijogo Kabupaten Blitar / Elzahra Adelia Putri
Abstrak
Penguasaan kemampuan membaca dan berpikir kritis menjadi keharusan bagi siswa untuk menghadapi abad ke-21 ini. Hasil survei PISA tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia berada di peringkat 74 dari 79 negara dalam kemampuan literasi siswanya. Kemampuan membaca yang rendah akan memberikan pengaruh negatif terhadap kemampuan siswa dalam berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis tidak hanya dibutuhkan siswa pada saat belajar di kelas saja tetapi juga akan berpengaruh dan berguna bagi mereka untuk menjalani kehidupan seperti dalam bekerja atau memecahkan suatu permasalahan pada kehidupan sehari-hari. Melalui latihan dengan soal-soal HOTS akan meningkatkan pikiran individu yang mengarah pada produksi berbagai ide alternatif solusi desain dan tindakan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan menjawab soal HOTS pada pembelajaran membaca tingkat inferensial dan evaluasi dalam teks nonsastra siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VII Ibnu Rusydi MTs Sunan Kalijogo. Data yang digunakan pada penelitian ini berupa nilai tes yang diperoleh siswa yang dijadikan sampel penelitian. Pemerolehan data dikumpulkan melalui tes sehingga sumber data yang digunakan berupa hasil tes yang telah dikerjakan siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan menggunakan instrumen tes yang berupa seperangkat soal-soal HOTS dalam pembelajaran membaca teks nonsastra kelas VII. Instrumen yang digunakan sebelumnya telah dilakukan validitas isi dan reliabilitas interrater. Kriteria kemampuan yang digunakan yaitu kemampuan pada tingkat inferensial dan evaluasi. Teknik analisis data dalam penelitian dilakukan dengan teknik statistik deskriptif. Penelitian ini menghasilkan dua temuan yang menjawab rumusan masalah dalam penelitian yaitu sebagai berikut. Pertama dari penggabungan data tiap subkemampuan pada tingkat inferensial dan hasil tabulasi nilai rata-rata kelima subkemampuannya diperoleh nilai rata-rata keseluruhan yaitu sebesar 73.03 sehingga kemampuan menjawab soal HOTS dalam pembelajaran membaca tingkat inferensial siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo masih berada di bawah standar KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 75.00 dan masuk dalam kategori sedang. Kedua dari penggabungan data tiap subkemampuan pada tingkat evaluasi dan hasil tabulasi nilai rata-rata kedua subkemampuannya diperoleh nilai rata-rata keseluruhan yaitu sebesar 48.28 sehingga kemampuan menjawab soal HOTS dalam pembelajaran membaca tingkat evaluasi siswa kelas VII MTs Sunan Kalijogo masih berada di bawah standar KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 75.00 dan masuk dalam kategori sangat rendah.