Skripsi
Perbedaan strategi coping stres pada mahasiswa aktif berorganisasi dan tidak aktif berorganisasi di Universitas Negeri Malang pada masa new normal Covid-19 / Erwin Martua Munthe
Abstrak
Strategi coping merupakan upaya yang dilakukan individu baik secara kogntif maupun perilaku untuk mentolelir tuntutan internal maupun eksternal. Tuntutan disebabkan oleh interaksi antara individu dengan peristiwa yang dinilai dapat menimbulkan stres. Tujuan penelitan ini untuk mengetahui adanya perbedaan Strategi Coping Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Tidak Aktif Berorganisasi di Universitas Negeri Malang. Subjek penelitian berjumah 114 orang yang terdiri dari 57 mahasiswa aktif berorganisasi dan 57 mahasiswa tidak aktif berorganisasi. Skala yang digunakan yakni skala strategi coping. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling dengan kriteria Mahasiswa aktif berorganisasi dan Mahasiswa tidak aktif berorganisasi Angkatan 2019-2021. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket secara online melalui google form penelitian ini menggunakan skala Strategi Coping. Peneliti menggunakan teknik analisis data yaitu uji independent sample t- test. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan Strategi Coping Mahasisa Aktif Berorganisasi dan Tidak Aktif Berorganisasi di Universitas Negeri Malang pada Masa New normal Covid-19 dengan Signifikansi sebesar 0 282 (p 0 05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan antara Mahasiswa Aktf Berorganisasi dan tidak Aktif Organisasi cenderung tinggi pada Problem focused coping. Berdasarkan aspek Problem focused coping Mahasiswa aktif berorganisasi cenderung tinggi pada aspek mencari dukungan sosial sedangkan pada mahasiswa tidak aktif berorganisasi cenderung tinggi pada aspek menghindar.