UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Representasi karakter spiritual dalam elemen tanda batik melayu Riau / Desy Ratna Syahputri

Syahputri, Desy Ratna - Nama Orang;

Abstrak
Representasi Karakter Spiritual Dalam Elemen Tanda Batik Melayu Riau menjadi topik gagasan yang digunakan untuk memahami pemaknaan terhadap nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam sebuah simbolisme motif. Kegiatan penafsiran elemen tanda membuat oranglain dapat berpikir kritis tehadap sebuah karya seni dimana innovator ingin menyampaikan pesan secara mendalam pada penikmat seni melalui persepektif budaya lokal. Peneliti termotivasi untuk mengkaji proses identifikasi dan analisis elemen tanda pada batik Melayu Riau secara empiris digerai batik Semat Tembaga Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis kajian elemen tanda Cs Pierce melalui simbol icon dan indeks pada karakteristik pola motif batik Melayu Riau di gerai Semat Tembaga dan (2) mendeskripsikan Pendidikan karakter spiritual yang terkandung dalam elemen tanda batik Melayu Riau di Gerai Semat Tembaga. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan teoritis semiotika Cs Pierce melalui identifikasi icon indeks dan simbol. Adapun objek penelitian adalah karakteristik motif batik Melayu Riau dengan subjek penelitian utama bapak Encik Amrun Salmon selaku pemilik gerai batik serta subjek pendukung dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Prov Riau Lembaga Adar Melayu (LAM) Riau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Riau dan Dinas Perlindungan Perempuan Anak dan Masyarakat dimana pihak-pihak tersebut memiliki paham ilmu tentang budaya lokal tempatan dan nilai karakter spirtitual. Hasil penelitian menunjukan terdapat 5 pola yang dikembangkan pada batik Melayu Riau. Masing-masing pola dapat melahirkan berbagai motif baru yang mewakili nilai budaya tempatan yang mengajarkan kebaikan berikut kajian elemen tanda dan makna konotatif pada 5 pola batik melayu Riau (1) elemen tanda batik gurindam negeri dengan pola tabir menggunakan abstraksi bunga angsana dengan mengidentifikasi karakteristik morfologinya untuk merepresentasikan gambaran tentang dinamika kampung halaman yang penuh kedamaian mengutamakan berbaik sangka terhadap sesama manusia dengan mengusung konsep satu rasa sepenanggungan (2) elemen tanda pada karakteristik morfologi bunga dahlia merepresentasikan keakraban diantara keluarga dan masyarakat dalam melakukan interaksi social mengedepankan perilaku baik agar terjadi keharmonisan. Nilai-nilai kebajiakan ini tertuang sepenuhnya dalam ajaran Al rsquo Qur rsquo an (3) motif kipas raja pada pola susou menggunakan penggambaran geometris dari gubahan cogan pusaka sebagai representasi dari keagungan kesejahteraan dan kemakmuran dimana raja merupakan sebuah lambang dari sikap tauladan yang baik dan sebagai pengayom rakyat (4) motif bunga kenanga pada pola gelombang dengan menggambarkan stilasi karateristik morfologi bunga dalia sebagai simbolisme budaya orang melayu yang menggunakan bunga tersebut dalam kegiatan sehari-hari. makna konotatif mengharapkan keberkahan dan kebaikan pada generasi mendatang (5) motif kembang setaman dalam pola tabur elemen tanda di dalamnya menggambarkan keberanekaan tumbuhan lokal yang mewakili identitas orang melayu diantara bunga melati mawar dan bunga sepati sebagai simbol dari sebuah kehidupan yang sejahtera dan harmonis dan (6) motif suku laut pada pola gelombang dengan seperangkat motif yang merepresentasikan nilai-nilai kebajikan pada kehidupan masyarakat suku laut. Sebuah kehidupan dinamis yang penuh tantangan dalam bersikap dilandasi nilai ketuhanan. Hubungan konsep habluminannas dan hablu minal alam. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut (1) visualisasi nilai keharmonisan manusia diwakili oleh perlambangan maturalistic bunga angsana yang berkelompok mengambil pengembangan mitif budaya tempatan (2) nilai- nilai kerukunan dan berbuat baik antar sesama diwakili dalam karakteristik morfologi bunga dahlia (3) nilai keagungan dan teladan baik dalam cogan pusaka digambaran dalam distorsi bentuk geometris melalui pendekatan pewarnaan dan karakter sifat bentuk bidang (4) nilai-nilai kebaikan sebagai sebuah pengharapan sering disimbolkan dalam bentuk naturalistic dengan pendektatan jumlah dalam visualisasi motif (5) nilai kesejahteraan keharmonisan bebruat bai kantar sesama dilambangkan dalam keberanekaragaman visual (6) dan hubungan transendentalisme antara manusia dengan alam dalam mencari keberkahan Tuhan dalam kehidupan suku laut di gambarkan dalam seperangkat karakteristik visual budaya tempatan masyarakat suku laut.


Informasi Detail
DDC
Rt 746.662 SYA r
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Keguruan Seni Rupa, 2021.
Deskripsi Fisik
xiv, 130 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00381/RT/23
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. BATIK TULIS - MELAYU RIAU
2. BATIK WRITTEN - RIAU MALAY

Pembimbing
1. Prof. Dr. Djoko Saryono, M.pd;2. Dr. Pujiyanto, M.sn
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik