Skripsi
Efektivitas pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Analisis Sketsa Pembelajaran Anderson (ASPA) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa: Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi laju reaksi / Ibnatullatiefah
Abstrak
Pembelajaran pada abad ke-21 berupaya mempersiapkan sumber daya manusia unggul melalui pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa HOTS siswa Indonesia dalam materi laju reaksi masih belum memadai. Penelitian lain menunjukkan bahwa salah satu strategi yang dapat meningkatkan HOTS siswa adalah dengan menggunakan pembelajaran inkuri terbimbing. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meneliti efektivitas dari pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Analisis Sketsa Pembelajaran Anderson (ASPA) terhadap HOTS siswa pada materi laju reaksi. Penelitian ini melibatkan 60 siswa MAN 1 Kota Malang yang terdiri dari 30 siswa kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis ASPA dan 30 siswa kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen semu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen penilaian HOTS yang terdiri dari 10 soal esai materi laju reaksi. Teknik yang digunakan untuk mengolah data pada penelitian ini adalah analisis statistik menggunakan uji independent sample t-test dengan uji normalitas dan homogenitas sebagai uji prasyarat. Hasil uji independent sample t-test terhadap hasil penilaian HOTS siswa menunjukkan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0 002 ( lt 0 05) dengan rata-rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis ASPA pada materi laju reaksi terbukti efektif untuk melatih HOTS siswa. Temuan penelitian ini memiliki implikasi penting bagi guru dalam menyusun pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan menggunakan pembelajaran berbasis ASPA.