Skripsi
Penggunaan media puzzle pecahan terhadap pemahaman konseptual matematika siswa pada materi pecahan untuk kelas iv SDN Sawojajar 5 Malang / M. Fandhika Tri Wicaksana
Abstrak
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika siswa kelas eksperimen peroleh sebelum dan sesudah menggunakan media puzzle pecahan dan siswa kelas kontrol sebelum dan sesudah menggunakan pembelajaran konvensional atau pembelajaran seperti yang biasa guru kelas lakukan saat pembelajaran serta untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika sesudah menggunakan media puzzle pecahan dan pembelajaran konvensional yang dilakukan guru dikelas berupa video pembelajaran pada materi pecahan kela IV SDN Sawojajar 5 Malang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimental design) dan bentuk rancangan pretest posttest control group design. Seluruh siswa kelas IV SDN Sawojajar 5 Malang dijadikan sebagai sampel penelitian Kelas IVB sebagai kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan media Puzzle pecahan dan kelas IVA sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional yaitu pembelajaran biasa yang guru kelas lakukan. Data yang dianalisis yakni hasil nilai pretest dan posttest kedua kelas. Hasil rerata posttest kelas eksperimen sebesar 89 44 lebih tinggi dari pada kelas kontrol yang nilainya sebesar 86 48. Hasil analis data yang diperoleh dari kedua kelas dinyatakan normal dan homogen. Hasil Sig. uji independent sampel t-test kelas eksperimen sebesar 0 000 le 0 05 diketahui terdapat perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan dengan N-Gain Score 0 6932. Hasil Sig. uji independent sampel t-test kelas kontrol sebesar 0 079 gt 0 05 diketahui tidak terdapat perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan dengan N-Gain Score 0 6032. Nilai Sig. uji Mann-Whitney yakni 0 003 le 0 05 artinya pemahaman konsep matematika siswa melalui penggunaan media puzzle pecahan memiliki hasil yang berbeda dengan pembelajara konvensional yang guru kelas lakukan karena dapat dilihat dari segi rata-rata pretest dan posttest yang dilakukan di kelas kontrol dan kelas eksperimen.