Skripsi
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika non rutin ditinjau dari gender / Arssy Rama Tatar Ali Sabana
Abstrak
Soal PISA merupakan salah satu model soal pemecahan masalah non rutin. Berdasarkan hasil PISA tahun 2018 sebanyak 28% siswa Indonesia memiliki kemampuan literasi matematika di level 2 dari rata-rata keseluruhan 76% dan sebanyak 1% siswa Indonesia memiliki kemampuan literasi matematika di level 5 dari rata-rata keseluruhan 11%. Selain itu terdapat gap 10 poin antara siswa perempuan dan siswa laki-laki. Hal tersebut menunjukkan kemampuan menyelesaikan masalah matematika non rutin siswa Indonesia masih rendah masih melakukan kesalahan dalam penyelesaiannya dan terdapat perbedaan kesalahan yang dilakukan siswa bergender perempuan dan siswa bergender laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kesalahan siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam menyelesaikan masalah matematika non rutin dengan menggunakan metode analisis kesalahan Newman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah 1 siswa laki-laki dengan tahapan penyelesaian terlengkap di kelas IX B SMP Islam Sabilurrosyad yang dikodekan L1 dan 1 siswa perempuan dengan tahapan penyelesaian terlengkap di kelas IX A SMP Islam Sabilurrosyad yang dikodekan P1. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah subjek L1 melakukan kesalahan transformasi kesalahan keterampilan proses dan kesalahan pengkodean. Sedangkan subjek P1 melakukan kesalahan transformasi dan kesalahan pengkodean.