Tesis
Pengembangan media game mobile / Baiq Lola Narita
Abstrak
Narita Baiq Lola. 2023. Pengembangan Media Game Mobile My Sentence Untuk Kemampuan Menyusun Pola Kalimat Siswa Tunarungu di SMPLB Kabupaten Malang. Tesis Pendidikan Khusus Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Wahyudi Siswanto (2) Dr. Henry Praherdhiono M.Si. Kata Kunci Pengembangan media game menyusun pola kalimat tunarungu. Era modernisasi saat ini yang diikuti dengan perkembangan zaman serta teknologi yang semakin canggih. Alat komunikasi handphone/smartphone tidak hanya digunakan untuk berbicara jarak jauh mengirim pesan dan panggilan video saja namun berbagai informasi dapat diakses dengan bermodalkan telepon genggam. Handphone/smartphone juga dapat dijadikan alat penunjang dalam pembelajaran yang dikemas sebagai media pembelajaran. Hasil observasi lapangan masih adanya siswa tunarungu dalam menyusun kalimatnya masih belum tepat dan seluruh siswa mempunyai dan menggunakan smartphone dalam kehidupan sehari-harinya sehingga muncullah ide pengembangan media untuk membantu kemampuan menyusun kalimat siswa tunarungu yang dikemas dalam game pada handphone/smartphone. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Lee amp Owens (2004) yang terdiri dari 5 (lima) tahapan yaitu 1) Tahapan analisis 2) Tahapan desain 3) Tahapan pengembangan 4) Tahapan penerapan/implementasi 5) Tahapan evaluasi. Hasil validasi dan uji coba lapangan menunjukkan bahwa pengembangan media game mobile my sentence pada analisis ahli media ahli materi ahli pembelajaran dari kedua validator pada masing-masing ahli menunjukkan hasil diatas 80% hasil menunjukkan bahwa produk dapat digunakan tanpa perbaikan (revisi) dan memiliki kriteria sangat valid. Analisis uji coba produk individu didapatkan nilai hasil siswa diatas KKM (75). Pada hasil uji efektifitas dengan jumlah siswa secara kesuluruhan 5 orang yang memiliki rata-rata nilai 80. Sehingga dapat dikatakan bahwa media ini efektif digunakan siswa tunarungu di SMPLB BC Kepanjen. Bagi pengembang selanjutnya harus menganalisis betul masalah-masalah yang terdapat dilapangan dan diharapkan dapat mengadaptasi dari media ini untuk materi maupun mata pelajaran yang berbeda serta subjek yang berbeda.