Tesis
Analisis physics teachers’ identity dan pedagogical content knowledge guru sains : studi kasus pada guru sains dengan karakteristik yang unik / Ellen Puspitaningtyas
Abstrak
Teacher identity dan Pedagogical Content Knowledge (PCK) berperan penting dalam pengembangan professionalisme guru. Dengan mengetahui teacher identity dan PCK guru dengan baik pemerintah dapat membuat kebijakan secara tepat dalam rangka untuk mempersiapkan guru yang professional dan berkompeten tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi teacher identity dan PCK guru unik serta keterkaitan pada masing-masing aspek keduanya. Penelitian kualitatif ini menggunakan desain single case study dengan dua partisipan penelitian yaitu TN dan IW yang merupakan seorang guru yang mempunyai banyak prestasi selama menjadi mahasiswa atau ketika sudah menjadi guru aktif menulis dan menerbitkan tulisannya serta aktif terlibat dalam organisasi keguruan atau kemahasiswaan. Hasil eksplorasi teacher identity menunjukkan bahwa dalam aspek discourse identity kedua guru unik menekankan pembelajaran kontekstual. Gaya belajar ketertarikan pada berhitung gender dan sense of self mempengaruhi aspek nature identity. Keluarga role model mentor saat magang dan recognition mempengaruhi aspek affinity identity. Lembaga formal dan informal mempengaruhi aspek institution identity. Sementara itu hasil eksplorasi PCK menunjukkan bahwa kedua guru unik memiliki orientasi pengajaran yang menekankan pada pembelajaran kontekstual dan keaktifan siswa. Strategi pembelajaran yang digunakan kedua guru bervariasi seperti ceramah diskusi dan integrasi fenomena sehari-hari dan penyelidikan ilmiah. Pada aspek pengetahuan tentang pemahaman siswa kedua guru unik memahami dengan baik pengetahuan awal siswanya dan kesulitan siswa mengenai topik tertentu. Pada aspek pengetahuan tentang penilaian kedua guru melakukan penilaian dalam tiga domain yaitu kognitif afektif dan psikomotorik. Pada aspek pengetahuan tentang kurikulum kedua guru memahami dengan baik sasaran kurikulum yang berlaku di sekolahnya serta dapat menjelaskan topik-topik penting yang perlu diajarkan kepada siswa. Berdasarkan penelitian dapat diketahui bahwa aspek institution identity berkaitan dengan aspek orientasi pengajaran pengetahuan tentang strategi pembelajaran dan pengetahuan tentang kurikulum. Aspek discourse identity berkaitan dengan aspek orientasi pengajaran pengetahuan tentang strategi pembelajaran dan pengetahuan tentang pemahaman siswa. Aspek nature identity berkaitan dengan pengetahuan tentang strategi pembelajaran dan pengetahuan tentang penilaian. Sementara aspek affinity identity hanya berkaitan dengan pengetahuan tentang strategi pembelajaran.