Skripsi
Survei kondisi fisik, tingkat pengetahuan cedera ankle serta motivasi intrinsik dan ekstrinsik di klub futsal kawat duri kota malang / Muhamad Samiul Rahman
Abstrak
RINGKASAN Rahman Muhamad Samiul. 2023. Survei Kondisi Fisik Tingkat Pengetahuan Cedera Ankle Serta Motivasi Intrinsik Dan Ekstrinsik Di Klub Futsal Kawat Duri Kota Malang. Skripsi. Jurusan Ilmu Keolahragaan. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ahmad Abdullah M.Kes. (II) dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO Kata kunci Kondisi fisik Cedera ankle Motivasi Futsal Latihan fisik merupakan latihan dasar untuk mempersiapkan kebugaran tubuh atlet agar selalu dalam keadaan prima. Latihan fisik yang diberikan disusun intensitas dan volumenya mulai dari intensitas ringan sedang hingga berat. Kondisi fisik yang prima merupakan faktor yang harus dimiliki setiap atlet. Proses latihan keterampilan teknik dan taktik dapat memperlihatkan indikator dari kondisi fisik yaitu kesegaran jasmani. Kesegaran jasmani terdiri dari unsur-unsur kekuatan daya tahan otot daya tahan cardiovaskular/cardiorespiratori kecepatan kelincahan kelenturan keseimbangan ketepatan dan koordinasi. Latihan fisik yang rutin dan melelahkan dengan intensitas yang berat dapat menimbulkan masalah lain bagi pemain yang berorientasi untuk meraih prestasi tertinggi. Masalah yang dimaksud adalah terjadinya cedera olahraga. Cedera olahraga adalah kelainan yang terjadi pada tubuh yang mengakibatkan timbulnya nyeri panas merah bengkak dan tidak dapat berfungsi dengan baik pada otot tendon ligamen persendian maupun tulang akibat aktivitas gerak yang berlebihan atau kecelakaan. Cedera merupakan resiko yang dapat dialami oleh siapa saja pada saat melakukan olahraga. Penting bagi seorang pemain mengetahui resiko yang dihadapi dalam olahraga futsal mulai dari mengetahui tingkat cedera penyebab cedera jenis cedera penanganan pertama dan pencegahan cedera. Cedera yang terjadi pada atlet dalam sebuah klub menjadi sebuah masalah karena jumlah atlet yang bugar menjadi lebih sedikit (berkurang) dikarenakan masalah cedera. Cedera yang paling banyak dialami oleh pemain futsal adalah cedera sprain ankle sprain adalah cedera pada sendi yang mengakibatkan robekan pada ligamen Sprain terjadi karena adanya tekanan yang berlebihan dan mendadak pada sendi atau karena penggunaan berlebihan yang berulang-ulang. Motivasi juga sangat berperan penting dalam suatu pertandingan. Motivasi adalah salah satu aspek kejiwaan yang penting sebagai sumber kekuatan yang dapat mendorong tercapainya satu keberhasilan sesuai dengan harapan. Motivasi dibedakan menjadi dua yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi instrinsik maupun ekstrinsik diperlukan ditumbuh kembangkan bagi atlet. Motivasi intrinsik adalah dorongan dari dalam yang menyebabkan individu berpartisipasi. Motivasi intrinsik berfungsi karena ada dorongan yang berasal dari dalam diri sendiri. motivasi ekstrinsik adalah adanya rangsangan dari luar diri seseorang. Dorongan ini berasal dari pelatih guru orangtua pembina hadiah sertifikat penghargaan maupun uang. Pemahaman motivasi dalam keterlibatan dengan olahraga sangat diperlukan karena motivasi merupakan prediktor penting dari komitmen olahraga yang sedang berlangsung dan kemungkinan terhadap masa depan Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik survei. Survei adalah penelitian yang benar-benar hanya memaparkan apa yang terdapat atau terjadi dalam sebuah kancah lapangan atau wilayah tertentu. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua yaitu tes dan non tes. Instrumen tes yang digunakan adalah tes leg dynamoneter lari 35 meter Illinois agility test dan multistage fitness test. Instrumen non tes yang digunakan adalah kuesinoer. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan cedera ankle serta tingkat motivasi intrinsik dan ekstrinsik atlet futsal kawat duri Kota Malang. Lalu dilanjutkan dengan melakukan tes kondisi fisik yaitu tes leg dynamoneter untuk mengukur kekuatan otot tungkai lari 35 meter untuk mengukur kecepatan berlari Illinois agility test untuk mengukur kelincahan bergerak dan multistage fitness test mengukur daya tahan (cardiorespiratory endurance). Hasil Penelitian ini yaitu kondisi fisik pada klub futsal kawat duri untuk unsur kekuatan memiliki kategori bagus (40%) kelincahan memiliki dominan kategori Good keatas (55%) kecepatan memiliki dominan kategori Good keatas (45%) dan untuk daya tahan memiliki kategori poor (30%). Tingkat pengetahuan pemain terhadap cedera ankle di klub futsal kawat duri secara keseluruhan memiliki tingkat pengetahuan baik (20%) (30% memiliki tingkat pengetahuan cukup dan (50%) memiliki tingkat pengetahuan kurang. Motivasi intrinsik pada tim klub futsal kawat duri secara keseluruh diperoleh sebesar (95%) dalam kategori baik sekali dan (5%) dalam kategori baik. Motivasi ektrinsik pada tim klub futsal kawat duri secara keseluruhan diperoleh sebesar (70%) berkategori baik sekali (10%) berkategori baik serta (20%) berkategori cukup.