Tesis
Pengaruh model pembelajaran process oriented guided inquiry learning (pogil) berkonteks socioscientific issues (ssi) terhadap kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep peserta didik pada materi laju reaksi / Rosalita Gita Purnama
Abstrak
Kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep merupakan kemampuan yang penting untuk dikembangkan dalam pendidikan. Kemampuan metakognisi diyakini sebagai kemampuan yang diperlukan untuk mengelola pengetahuan dan mampu mendorong peserta didik untuk menjadi seorang pelajar yang mandiri sedangkan pemahaman konsep merupakan dasar dalam memahami konsep-konsep lain yang lebih kompleks. Peningkatan terhadap dua kemampuan ini dapat didukung dengan menerapkan model pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk berpikir dalam menyelesaian suatu permasalahan. Model pembelajaran POGIL berkonteks SSI merupakan suatu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran POGIL-SSI dengan peserta didik yang dibelajarkan dengan model pembelajaran verifikasi. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experimental design dengan model penelitian pretest-posttest control grup design. Sampel penelitian adalah 66 peserta didik kelas XI yang dipilih dengan teknik convenience sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan adalah instrumen tes pemahaman konsep yang dikembangkan oleh peneliti dengan reliabilitas sebesar 0 704 dan angket MAI yang dikembangkan oleh Schraw amp Dennison (1994) dan ditranslate kedalam Bahasa Indonesia serta memiliki reliabilitas sebesar 0 979. Analisis data terhadap hasil tes pemahaman konsep dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U sedangkan kemampuan metakognisi diuji dengan menggunakan one way ANCOVA. Selain itu analisis juga dilakukan dengan melihat skor N-Gain dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kemampuan metakognisi dan pemahaman konsep peserta didik di kelas POGIL-SSI dan verifikasi. Rata-rata skor posttest kemampuan metakognisi peserta didik di kelas POGIL-SSI adalah 211 48 (80 22) dan di kelas verifikasi 178 52 (68 66). Kemampuan metakognisi juga dikelompokkan ke dalam kriteria metakognisi dan ditemukan hasil pada kelas verifikasi terdapat 24 2% peserta didik memiliki kemampuan metakognisi dalam kriteria mulai berkembang 57 6% dalam kriteria sudah berkembang baik dan 18 2% dalam kriteria berkembang sangat baik sedangkan pada kelas POGIL-SSI 57 6 % peserta didik berada dalam kriteria sudah berkembang baik dan 42 4 % dalam kriteria berkembang sangat baik. Rata-rata skor N-Gain dan effect size untuk hasil tes kemampuan metakognisi di kelas POGIL-SSI berturut-turut diperoleh nilai sebsar 0 32 dengan kriteria sedang dan 0 79 dengan kriteria sedang sedangkan rata-rata skor N-Gain dan effect size di kelas verifikasi berturut-turut diperoleh nilai sebsar 0 16 dengan kriteria rendah dan 0 53 dengan kriteria sedang. Hasil tes terhadap pemahaman konsep menunjukkan jika rata-rata skor posttest pemahaman konsep peserta didik di kelas POGIL-SSI adalah 76 48 serta diperoleh skor N-Gain dan effect size berturut-turut yakni 0 70 dengan kriteria tinggi dan 5 08 dengan kriteria besar. Sedangkan di kelas verifikasi diperoleh rata-rata skor posttest sebesar 58 67 serta diperoleh skor N-Gain dan effect size berturut-turut yakni 0 48 dengan kriteria sedang dan 4 11 dengan kriteria besar.