Skripsi
Pengembangan media pembelajaran infografis digital berbasis audio visual (fodigav) materi politik etis untuk siswa kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Boyolangu Tulungagung / Putri Nur Fahriyanti
Abstrak
Media pembelajaran memainkan peran penting dalam kegiatan belajar siswa yang terstruktur. Siswa membutuhkan kehadiran media pembelajaran di era digital untuk memfasilitasi pencarian informasi tentang materi pembelajaran. Di kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Boyolangu Tulungagung peran pembelajaran media juga diperlukan khususnya untuk mata pelajaran sejarah. Analisis potensi dan permasalahan dilakukan di Kelas XI MIPA 2 hasil analisis tersebut menunjukkan bahwasannya kelas XI MIPA 2 memiliki fasilitas yang memadai seperti adanya Wi-Fi diseluruh area sekolah dan siswa diperbolehkan membawa smartphone di kelas. Sementara itu permasalahan juga ditemukan dalam penggunaan media masih kurang bervariasi sehingga banyak siswa yang kurang fokus dan sibuk bermain smartphone. Selain itu beberapa siswa masih kurang memahami materi tentang proses masuk dan perkembangan penjajahan Bangsa Eropa ke Indonesia khususnya materi Politik Etis. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Infografis Digital Berbasis Audio Visual (FODIGAV) agar dapat membantu siswa dalam memahami materi kebijakan Politik Etis oleh Kolonial Belanda. Pengembangan media ini menggunakan model pengembangan dari Sugiyono (2020) yang memiliki 10 tahapan diantaranya 1) potensi dan masalah 2) pengumpulan data 3) desain produk 4) validasi desain 5) revisi desain 6) uji coba awal 7) revisi produk 8) uji coba pemakaian 9) revisi produk 10) produksi massal. Pengumpulan data penelitian terdiri dari dua jenis data yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitaif yaitu perhitungan presentase dengan menggunakan skala Likert berupa checklist dengan membagikan angket penelitian. Sedangkan data kualitaif yaitu berupa kritik dan saran oleh subjek uji coba. Berdasarkan tahapan yang telah dilakukan media pembelajaran FODIGAV mendapatkan skor sebagai berikut 1) Validasi materi mendapatkan 94% (sangat valid) 2) Validasi media mendapatkan skor 92% (sangat valid). Sementara itu uji kelompok kecil menunjukkan hasil skor 84% (valid) dengan memiliki kekurangan skor pada aspek tampilan sedangkan uji kelompok besar mendapatkan skor 90% (sangat valid) dengan memiliki kekurangan skor pada aspek penggunaan. Berdasarkan perolehan hasil presentase tersebut maka media pembelajaran FODIGAV masuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak menurut Akbar (2017). Media pembelajaran FODIGAV dapat dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran sejarah khususnya kelas XI MIPA 2 SMAN 1 Boyolangu karena memberikan variasi media pembelajaran sejarah berupa infografis dengan menyediakan materi dalam bentuk audio (suara) dan visual (gambar) dikemas secara digital dengan memanfaatkan smartphone siswa.