Skripsi
Persepsi mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga terhadap profesi pelatih perempuan / Dennis Junior Adining Sajiwo
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga terhadap Profesi Pelatih Perempuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh 1) rendahnya angka perempuan yang berprofesi sebagai pelatih olahraga 2) profesi pelatih di Indonesia selalu dimainkan oleh laki-laki 3) Anggapan sosial yang mengarah pada perlakuan terhadap perempuan yang melakukan aktifitas olahraga. Mempertimbangkan latar belakang tersebut perlu dilakukan penelitian mengenai bagaimana persepsi mahasiswa terhadap profesi pelatih perempuan untuk mengentahui persepsi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga terhadap profesi pelatih perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan untuk jenis penelitiannya adalah deskriptis serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara. Partisipan penelitian adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga berjumlah 10 mahasiswa laki-laki dan 10 mahasiswa perempuan dan semuanya sudah memiliki prestasi minimal tingkat daerah. Teknik analisis penelitian ini adalah menggunakan pendekatan teknik induktif umum meliputi 1) transkip data wawancara 2) pengkodean data menggunakan pengkodean selektif 3) analisis tema-tema yang muncul dari data pengkodean 4) diskusi ahli mengenai tema yang muncul 5) tema umum dan 6) pengecekan triangulasi data. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa 1) karakter feminim mendukung pelatih perempuan 2) kondisi sosial perempuan mengahambat profesi pelatih perempuan 3) netral 4) sifat perempuan tidak mendukung keberhasilan dalam profesi pelatih olahraga. Dinyatakan dengan pernyataan 17 mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga yang telah dipersepsikan sudah mengakui dengan adanya keterlibatan perempuan dalam dunia kepelatihan olahraga sangat dibutuhkan dan akan membawa dampak positif bagi kemajuan atlet ataupun sebuah tim olahraga. Meskipun kebanyakan dianggap mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga mendukung keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan. Tetapi ada juga 3 siswa pendidikan kepelatihan olahraga yang memiliki persepsi yang tidak mau mendukung dengan adanya keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan hal ini disebabkan karena sifat perempuan yang lemah lembut. Meskipun kebanyakan dianggap mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga mendukung keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan. Tetapi ada juga 3 siswa pendidikan kepelatihan olahraga yang memiliki persepsi yang tidak mau mendukung dengan adanya keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan hal ini disebabkan karena sifat perempuan yang lemah lembut. Meskipun kebanyakan dianggap mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga mendukung keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan. Tetapi ada juga 3 siswa pendidikan kepelatihan olahraga yang memiliki persepsi yang tidak mau mendukung dengan adanya keberhasilan dan perkembangan profesi pelatih perempuan hal ini disebabkan karena sifat perempuan yang lemah lembut.