Disertasi
Pengembangan media pembelajaran menggunakan self-organized learning environment model berbasis gamifikasi untuk meningkatkan literasi finansial anak usia dini / Nurlaeli Fitriah
Abstrak
Pendidikan literasi finansial memiliki peran penting dalam membantu individu trampil dalam mengelola keuangan dengan efektif merencanakan masa depan yang lebih baik mengambil keputusan keuangan yang bijaksana dan menjadi mandiri secara finansial. Pengenalan terhadap literasi finansial perlu dimulai sejak kanak-kanak. Selain ini akan membantu menumbuhkan kesadaran tentang pengelolaan keuangan anak-anak juga dapat mengenal dan memiliki pengetahuan tentang keuangan dasar. Namun sayangnya literasi finansial belum menjadi tuntutan kurikulum jenjang prasekolah sehingga di banyak lembaga pendidikan prasekolah pelaksanaannya belum terprogram dengan rutin. Sehingga hal ini berdampak pada terbatasnya pemahaman akan ruang lingkup materi media dan juga strategi dalam mengajarkan literasi finansial pada anak usia dini. Mengingat pentingnya mengenalkan literasi finansial pada anak usia dini perlu dikembangkan sebuah media yang dapat memberikan materi dan strategi yang sesuai untuk anak usia dini secara mandiri. Pengembangan ini bertujuan untuk 1) menghasilkan media pembelajaran literasi finansial menggunakan Gamified SOLE untuk anak usia dan 2) menganalisis keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan. Pengembangan ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Lee amp Owen dengan tahapan 1) Multimedia need assessment and analysis (needs assessment and front-end analysis) 2) Multimedia instructional design 3) Multimedia development and implementation 4) Multimedia evaluation. Ujicoba produk dilakukan di BA Restu 2 Malang dan RA Al Jihad Malang. Subyek penelitian ini terdiri dari guru siswa kelompok B kepala sekolah validator sebagai ahli media materi dan desain pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi wawancara kuesioner dan tes. Analisis keefektifan media menggunakan Kruskal-Wallis Test dengan desain nonequivalent control group design with two experimental group. Produk yang dihasilkan dalam pengembangan ini adalah media pembelajaran literasi finansial menggunakan Self-Organized Learning Environments berbasis gamifikasi yang diberi nama FinSOLEkid Indonesia. Media ini dikembangkan dengan 1) lingkungan belajar mandiri (SOLEs Model) 2) mengikuti prinsip belajar sambil bermain pada anak usia dini 3) integrasi teknologi gamifikasi 4) mempertimbangkan konten ruang lingkup materi untuk anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran FinSOLEkid Indonesia ini efektif dalam meningkatkan level pengetahuan siswa prasekolah baik menggunakan perangkat PC maupun Android. Selain itu melalui permainan ini kesadaran mulai tumbuh pada peserta didik dalam bentuk sikap kemandirian dan percaya diri dalam menyampaikan konsep keuangan berdasarkan pemahamannya.