Disertasi
Paparan pornografi pada siswa SD di Kota Kawentar: studi tentang persepsi, faktor lingkungan, dampak dan upaya penanggulangan / Achmad Ryan Fauzi
Abstrak
RINGKASAN Fauzi Achmad Ryan. 2023. Paparan Pornografi pada Siswa SD di Kota Kawentar Studi tentang Persepsi Faktor Lingkungan Dampak dan Upaya Penanggulangan. Disertasi Program Studi Pendidikan Dasar. Sekolah Pascasarjana. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Ibrahim Bafadal M.Pd (II) Prof. Dr. Ali Imron M.Pd M.Si (III) Dr. Syamsul Hadi M.Pd M.Ed. Kata Kunci paparan pornografi persepsi faktor lingkungan dampak upaya penanggulangan Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan beberapa siswa SD Kota Kawentar terkena paparan pornografi. Paparan pornografi menjadi salah satu permasalahan di Sekolah Dasar. Fenomena ini perlu dikaji secara mendalam karena menyangkut perkembangan diri Siswa SD. Penelitian ini dilakukan dengan fokus (1) persepsi siswa SD di Kota Kawentar tentang pornografi (2) faktor lingkungan yang menyebabkan siswa SD di Kota Kawentar terkena paparan pornografi (3) dampak paparan pornografi pada siswa SD di Kota Kawentar dan (4) upaya pemangku kepentingan setempat untuk menanggulangi paparan pornografi. Peneltian ini merupakan penelitian berpendekatan kualitatif dengan rancangan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan pada 24 informan. Data dikumpulkan dengan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data visualisasi data penggambaran dan verifikasi kesimpulan kemudian analisis lintas situs. . Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut (1) persepsi siswa SD di Kota Kawentar tentang pornografi saat ini adalah video gambar atau anime yang tidak pantas jorok jelek dan tidak boleh dilihat yang mana merupakan perubahan atas persepsi sebelumnya yang bersifat positif sebagai hasil dari intervensi orang tua guru dan kepala sekolah (2) faktor lingkungan yang ada di sekitar siswa SD di Kota Kawentar meliputi teman yang nakal dan kurangnya pengawasan orang tua guru dan kepala sekolah handphone internet dan pornografi yang mudah ditemukan yang mana seluruh faktor lingkungan tersebut menjadi pendorong terjadinya paparan pornografi (3) paparan pornografi pada siswa SD di Kota Kawentar berdampak pada munculnya perilaku tertentu sesuai dengan bentuk paparan yang terjadi dimana perilaku yang bersifat negatif muncul ketika siswa telah menonton konten pornografi (4) pemangku kepentingan di Kota Kawentar melakukan upaya penanggulangan paparan pornografi disesuaikan dengan bentuk paparan yang terjadi secara berkesinambungan dengan memaksimalkan peran sebagai motivator edukator dan supervisor dalam kerangka pendidikan seksual kolaboartif berbasis persepsi dimana upaya ini berhasil merubah perilaku siswa SD untuk menghindari paparan pornografi. Temuan menunjukkan bahwa lingkungan berperan penting pada terjadinya paparan pornografi yang berimplikasi pada berkembangnya persepsi dan munculnya dampak sedangkan paparan ini dapat ditanggulangi dengan penerapan pendidikan seksual berbasis persepsi.