UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Manajemen confucius institute dalam pembelajaran bahasa mandarin pada empat universitas di malang (studi multi kasus pada Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Ma Chung) / Qiao Peng

Peng, Qiao - Nama Orang;

Abstrak
Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat dunia terhadap bahasa dan budaya Tiongkok pemerintah Tiongkok merancang beberapa rencana demi mempromosikan perkembangan ekonomi dan pertukaran budaya di seluruh dunia. Dalam sektor Pendidikan Tiongkok telah membangun Confucius Institute (CI) sebagai ldquo jendela penting bagi dunia rdquo untuk mengenal Tiongkok serta sebagai upaya mempererat persahabatan dan kerja sama Tiongkok dengan negara lain. Confucius Institute di Universitas Negeri Malang (CI UM) didirikan atas kerjasama antara Universitas Negeri Malang di Indonesia dengan Guangxi Normal University di Tiongkok. Sejak didirikan perkembangan CI UM sangat pesat dan menjadi sumber daya dan fondasi kebudayaan yang memiliki fungsi sebagai penghubung komunikasi antara Tiongkok dengan Kota Malang dan sekitarnya memberikan peran yang aktif dalam mendorong pengajaran bahasa Mandarin di Malang dan mengakrabkan komunikasi positif tentang kebudayaan dan pendidikan antara kedua negara. Penelitian ini penting dilakukan karena membahas mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pengembangan CI khususnya pada empat universitas di Kota Malang. Permasalahan yang muncul mengenai gegar budaya yang terjadi baik pada dosen maupun pada mahasiswa yang mengikuti program pembelajaran bahasa Mandarin di CI. Penelitian yang dikhususkan pada penelitian CI pada empat universitas di Malang belum pernah dilakukan sehingga perlu adanya penelitian agar dapat menjawab permasalahan yang muncul tersebut. Penelitian ini berfokus pada tiga fokus utama yaitu proses manajemen aspek substanstif dan strategi pengembangan. Hal ini dikarenakan masih banyak permasalahan yang muncul sehingga perlu dicari tahu jalan keluar penyelesaiannya. Adapun permasalahan yang muncul tersebut akan dibahas secara rinci dalam penelitian ini sehingga dapat memuncul temuan baru dalam penelitian. Fokus penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses manajemen CI. Kedua untuk mendeskripsikan aspek substantif manajemen CI. Ketiga untuk mendeskripsikan dampak manajemen. Keempat untuk mendeskripsikan prestasi manajemen CI. Kelima untuk menjelaskan masalah-masalah yang dihadapi CI. Terkahir untuk mendeskripsikan strategi pengembangan CI di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kuantitatif (mixed methods). Pendekatan kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan jenis studi multi kasus. Lokasi penelitian dilakukan pada empat universitas yaitu Universitas Negeri Malang Universitas Brawijaya Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Ma Chung. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan dokumentasi observasi secara langsung participant observation dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis kualitatif (Milles Hubberman Saldana 2014) dengan empat alur kegiatan yaitu pengumpulan data kondensasi data penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan perpanjangan waktu penelitian. Penelitian kualitatif digunakan untuk menjabarkan enam fokus penelitian yang telah diteliti sedangkan kuantitatif deskriptif digunakan untuk mengemukakan data yang sesuai dengan data-data persentase. Temuan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama pada proses manajemen CI diperoleh data bahwa perencanaan dasar keuangan dilakukan oleh kedua belah pihak baik pihak Tiongkok maupun pihak Indonesia. CI Indonesia berperan sebagai pemberi fasilitas. Ada perjanjian tertulis yang disetujui oleh kedua belaj pihak. Struktur organisasi yang terbentuk rinci dan jelas membantu kelancaran berjalannya manajemen CI ini. Kedua aspek substantif manajemen CI diperoleh data bahwa masalah keuangan diatur secara transparan oleh kedua belah pihak. Manajemen SDM yang terlibat di dalam program ini harus rinci serta adanya kepemimpinan yang baik dan kuat juga menjadi pondasi yang kuat. Ketiga dampak manajemen CI Indonesia adalah adanya peningkatan minat peserta yang mengikuti program CI. Adanya kerja sama internasional yang menyebabkan meningkatnya komunikasi internasional antara Indonesia dengan Tiongkok. Keempat prestasi manajemen CI berfokus pada peningkatan komunikasi lintas budaya internasional. Selain itu peningkatan kemampuan berbahasa Mandarin mahasiswa juga menjadi tolok ukur prestasi CI di Indonesia. Adanya pertukaran informasi bahasa dan budaya juga merupakan prestasi tersendiri. Kelima masalah-masalah yang dihadapi CI yaitu adanya kesalahpahaman akibat dari miskomunikasi bahasa yang berbeda. Perbedaan aturan atau regulasi antara Indonesia dan Tiongkok juga menjadi salah satu faktor masalah yang terjadi. Masalah perbedaan silabus dan kurikulum juga menjadi permasalahan karena materi juga akan berbeda. Selain itu adanya pandemi Covid-19 juga berdampak buruk terhadap pelaksanaan program CI. Keenam strategi pengembangan CI di Indonesia dilakukan dengan cara melakukan evaluasi kepada seluruh pihak yang terkait. Wujud evaluasinya dari segi SDM proses pembelajaran silabus kurikulum serta materi yang diajarkan di kelas. Selain itu branding dan promosi perlu dilakukan secara rinci. Berdasarkan hasil penelitian saran yang dapat ditulis dibagi menjadi empat. Pertama kepada pihak pelaksana CI Tiongkok agar (a) melakukan observasi sebelum pelaksanaan program (b) melakukan pembekalan bahasa Inggris atau Indonesia kepada pengajar dan (c) perlu ada penyesuaian materi untuk pembelajaran di Indonesia. Kedua kepada pihak kampus mitra di Indonesia perlu (a) memperhatikan fasilitas penunjang dan (b) antisipasi miskomunikasi dengan mengadakan diskusi rutin. Ketiga kepada pihak pengajar CI (a) untuk pengajar asal Tiongkok perlu mempelajari bahasa Indonesia atau Inggris dan belajar budaya sebagai bekal awal dan (b) untuk pengajar CI asal Indonesia perlu melakukan diskusi dengan seluruh pengajar agar ada diskusi tentang materi yang akan diajarkan. Keempat kepada peneliti perlu adanya pengembangan penelitian lanjutan tentang manajemen program pembelajaran bahasa asing di Indonesia.


Informasi Detail
DDC
Rd 495.107 PEN m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Pendidikan, 2023.
Deskripsi Fisik
xvii, 538 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00111/RD/23
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2023
Subjek
1. BAHASA MANDARIN - STUDI DAN PENGAJARAN
2. MANDARIN LANGUAGE - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Prof. Dr. Ali Imron, M.pd, M.si;2. Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono, M.pd;3. Dr. H. A. Supriyanto, M.pd, M.si
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik