Skripsi
Pemetaan distribusi dan korelasi cakupan rumah sehat terhadap kasus tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Malang tahun 2019-2021 / Fatma Lidya Zulfa
Abstrak
Menurut Kemenkes 91% kasus TB aktif dapat menular di daerah padat dan kumuh. Progam Rumah Sehat dalam Indikator Indonesia Sehat 2010 bertujuan untuk mencapai permukiman yang memenuhi syarat kesehatan dalam penanganan daerah kumuh. Pergeseran lingkungan dapat memudahkan bakteri menyerang populasi dan menjadikan rentan terhadap penyakit. Kabupaten Malang menduduki peringkat-5 kasus TB dengan wilayah kepadatan rumah tertinggi ke-2 se-Jawa Timur sehingga risiko paparan di lingkungan rumah dapat menjadi faktor penularan Tuberkulosis. Studi ini bertujuan untuk memetakan kecenderungan (tren) dan meneliti korelasi cakupan rumah sehat terhadap insiden TB di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Malang Tahun 2019-2021. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari ndash Mei 2023 di Dinkes Kabupaten Malang dengan unit analisis 39 Puskesmas. Variabel dalam penelitian ini adalah cakupan rumah sehat dan insiden TB Paru BTA Positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi ekologi campuran dan uji korelasi statistik Pearson dengan data sekunder dari Dinas Kesehatan dan BPS Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan trend insiden TB cenderung menurun dengan cakupan rumah sehat yang meningkat. Hingga akhir tahun didapatkan 9 Puskesmas yang selau berada pada zona insiden tinggi dan 5 Puskesmas cakupan buruk. Hasil Uji korelasi antar variabel menunjukkan hubungan yang lemah dengan arah negatif (r -0 084). Wilayah cakupan rumah sehat yang memenuhi syarat didominasi persebaran zona kasus insiden TB yang tinggi. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan Dinkes Kabupaten Malang dalam menentukan prioritas sasaran program pengendalian dan pencegahan penularan tuberkulosis pada wilayah beresiko kedepannya.