UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kebutuhan air irigasi (studi kasus pada daerah irigasi Tumpang Kabupaten Malang) / Megi Puspa Sari

Sari, Megi Puspa - Nama Orang;

Abstrak
Pemberian air irigasi perlu diatur agar tepat jumlah dan waktu mengingat masalah yang sering terjadi di daerah irigasi adalah debit yang tersedia kurang dari kebutuhan air di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada Daerah Irigasi Tumpang Kabupaten Malang dengan perhitungan manual konsep KP-01 dan metode cropwat 8.0 mendeskripsikan metode perhitungan kebutuhan air irigasi apakah yang sesuai dan dapat diterapkan untuk DI Tumpang mendeskripsikan nilai ketersediaan air pada bendung DI Tumpang dan mendeskripsikan neraca air pada DI Tumpang. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif untuk menghitung kebutuhan air irigasi dengan menggunakan dua metode yaitu perhitungan aplikasi cropwat 8.0 dan perhitungan manual menggunakan konsep KP ndash 01 di wilayah DI Tumpang. Tahapan pada penelitian ini antara lain studi literatur terkait permasalahan pengumpulan data berupa data jenis tanaman pada DI Tumpang data jenis tanah wilayah Tumpang data curah hujan Tumpang dan data klimatologi. Setelah itu dilanjutkan dengan perhitungan kebutuhan air irigasi untuk kemudian divalidasi dengan keadaan eksisting pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) DI Tumpang. Hasil perhitungan menunjukkan nilai kebutuhan air irigasi maksimum pada DI Tumpang metode konsep KP-01 sebesar 0 88 liter/detik/ha yang terjadi pada Bulan November dan nilai kebutuhan air minimum sebesar 0 16 liter/detik/ha yang terjadi pada Bulan April. Nilai kebutuhan air irigasi maksimum pada DI Tumpang dengan perhitungan cropwat 8.0 sebesar 0 75 liter/detik/ha yang terjadi pada Bulan Oktober dan nilai kebutuhan air minimum sebesar 0 16 liter/detik/ha yang terjadi pada Bulan Maret dan Bulan April. Metode perhitungan kebutuhan air irigasi yang sesuai dan dapat diterapkan untuk DI Tumpang adalah metode KP-01 dimana selisih nilai NFR antara kondisi eksisting dengan nilai NFR perhitungan metode KP-01 adalah 11 49%. Nilai ketersediaan air terbesar pada Embung Malangsuko Tumpang adalah sebesar 0 071 m3/detik yang terdapat pada Bulan Februari periode 10 hari pertama dan nilai debit andalan terendah terjadi pada Bulan Januari periode 10 hari pertama sebesar 0.005 m3/detik. Nilai rata-rata debit andalan pada DAS Embung Malangsuko Tumpang adalah sebesar 0.018 m3/detik. Neraca air pada Embung Malangsuko Tumpang adalah masih memenuhi untuk penyediaan air irigasi pada DI Tumpang.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2022.
Deskripsi Fisik
xiv, 77 lembar : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
3134/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. TEKNIK IRIGASI - KEBUTUHAN AIR
2. IRRIGATION TECHNIQUE - WATER NEED

Pembimbing
1. Drs. Eko Suwarno, M.ed., M.pd;2. Drs. Mujiyono, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik