Tesis
Pengembangan model pembelajaran eksperiensial dan perangkat pendukungnya untuk meningkatkan proses dan hasil belajar menggambar ragam hias pebelajar SMP Kelas VII / Fahma Wulaningsih
Abstrak
ABSTRAK Wulaningsih Fahma. 2022. Pengembangan Model Pembelajaran Eksperiensial dan Perangkat Pendukungnya untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar Menggambar Ragam Hias Pebelajar SMP Kelas VII. Tesis. Program Studi Keguruan Seni Rupa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Iriaji M.Pd. (2) Prof. Dr. Ponimin M.Hum. Kata Kunci Pembelajaran Eksperiensial Proses Belajar Hasil Belajar Ragam Hias. Pebelajar SMP Negeri 1 Tajinan mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan objek khususnya ragam hias. Bentuk-bentuk sederhana dan kurangnya variasi menjadi penghalang menciptakan konsep dalam berkaryanya. Data awal didapat banyak diantara pebelajar menggambar desain ragam hias serupa terdiri dari satu objek belum menunjukkan gambar ragam hias pada karyanya dan kurangnya variasi. Ketika peneliti mewawancara pebelajar secara acak jawaban yang diberikan yaitu pebelajar ingat beberapa objek sajadan lebih mudah mencontoh pekerjaan teman Salah satu solusinya perlu diperkenalkan dengan pembelajaran eksperiensial. Lokasi sekolah juga dekat dengan situs budaya Candi Kidal. Ragam hias yang bervariasi dan penuh makna dapat dijadikan sumber belajar dan secara langsung menimbulkan interaksi pebelajar dengan lingkungannya. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan tingkat kelayakan konseptual dan kelayakan praktis pengembangan model pembelajaran eksperiensial dan perangkatnya untuk meningkatkan proses dan hasil belajar menggambar ragam hias pebelajar SMP kelas VII. Langkah-langkah penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan Borg amp Gall sesuai kebutuhan yaitu 9 tahap dan tidak ada desiminasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif didapatkan dari perhitungan hasil angket yang diberikan kepada para ahli guru maupun pebelajar. Sedangkan data kualitatif didapatkan dari tanggapan masukan dan saran perbaikan dari para ahli guru maupun pebelajar. Analisis data dilihat dari perhitungan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poduk modul dilihat dari seluruh aspek yang ditentukan adalah layak untuk dipakai. Hasil validasi ahli materi 90 63% dan hasil validasi ahli desain 88 54% kevalidan produk dikategorikan valid atau dapat digunakan tanpa perlu revisi. Tingkat kemenarikan pebelajar yang didapat dari uji coba terbatas adalah sangat menarik dengan 85%. Tingkat kepraktisan produk yang diambil dari angket pebelajar pada uji coba lapangan adalah 83 71% dikategorikan sangat baik. Semua hasil dari pengumpulan data menetapkan bahwa pembelajaran model eksperiensial dan perangkatnya layak untuk digunakan.