Tesis
Eksplorasi kemampuan argumentasi dan scientific reasoning dalam pembelajaran argument-driven inquiry berbasis fenomena pada materi hukum newton di MAN 1 Pasuruan / Dibyaratna Syarqiy
Abstrak
Kemampuan argumentasi dan scientific reasoning merupakan bagian dari literasi sains yang menjadi syarat belajar sains siswa mendapatkan pengetahuan sesuai pemahaman para ilmuan yang penting dimiliki siswa khususnya pada materi Hukum Newton namun pembelajaran di kelas saat ini masih belum mengembangkan kemampuan argumentasi dan scientific reasoning dengan baik. Hal ini menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan argumentasi ilmiah dan scientific reasoning. Banyak siswa memiliki scientific reasoning yang rendah sehingga sulit menangkap suatu ide abstrak ke dalam contoh yang lebih riil. Scientific reasoning yang rendah menyebabkan siswa memiliki kemampuan argumentasi yang rendah khususnya pada materi Hukum Newton. Hukum Newton merupakan materi fisika yang sangat konseptual dan mendasari banyak konsep fisika lainnya. Salah satu solusi yang diprediksi dapat memperbaiki kemampuan argumentasi dan scientific reasoning siswa adalah melalui model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) berbasis fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan argumentasi dan scientific reasoning siswa pada materi Hukum Newton dengan model pembelajaran ADI berbasis fenomena. Penelitian ini menggunakan rancangan mixed method dengan desain embedded experimental dilaksanakan secara luring. Rancangan penelitian ini digunakan agar diperoleh gambaran mendalam tentang kemampuan argumentasi dan scientific reasoning siswa. Subyek penelitian adalah 34 siswa kelas X MIA 6 MAN 1 Pasuruan tahun pelajaran 2022/2023. Kemampuan argumentasi diukur dengan menggunakan 10 butir soal uraian dan scientific reasoning dikur dengan 5 butir soal uraian. Analisis dilakukan secara kuantitatif berdasarkan nilai pre-test dan post-test N-gain dan effect size. Sedangkan data dianalisis dengan cara reduksi data pengkodean penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi dan scientific reasoning siswa meningkat secara signifikan setelah diberikan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) berbasis fenomena. Pembelajaran tersebut berpengaruh sedang terhadap kemampuan argumentasi dan sangat besar terhadap scientific reasoning siswa. Meskipun kemampuan argumentasi siswa mengalami kenaikan secara signifikan rata-rata siswa masih mengalami kesulitan dalam mengkaitkan suatu fenomena dengan Hukum Newton yang sesuai. Scientific reasoning siswa juga mengalami perubahan yang positif. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai post-test dan effect size yang berada dalam kategori sangat besar.