Tesis
Eksplorasi penguasaan konsep dan miskonsepsi siswa pada materi fluida statis dengan guided inquiry flipped classroom di SMA Negeri 2 Singaraja / Sofia Azhari
Abstrak
Penguasaan konsep penting dimiliki siswa untuk memaknai suatu konsep dan mengaplikasikannya pada kehidupan utamanya pada kehidupan sehari-hari. Selain itu siswa juga perlu untuk menghindari terjadinya miskonsepsi pada pembelajaran fisika. Hal tersebut bertentangan dengan yang ditemui oleh peneliti terkait pembelajaran fisika banyak peneliti menemukan siswa bahwa peserta didik belum memiliki pemahaman yang baik pada materi fluida statis Para ahli mengungkapkan bahwa unsur penting dalam berlangsungnya pembelajaran adalah dengan membangun komunikasi yang baik antar guru dan siswa diskusi antar siswa dengan siswa lainnya praktikum dan kerja sama antar kelompok dapat mengembangkan pemahaman dan keaktifan siswa. Oleh karena itu model pembelajaran yang cocok digunakan adalah guided inquiry flipped classroom. Penelitian ini merupakan jenis penelitian mixed method explanatory design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMAN 2 Singaraja Bali. Instrumen perlakuan yang digunakan adalah silabus dan RPP sedangkan instrumen pengukuran yang digunakan adalah tes penguasaan konsep lembar observasi dan panduan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif berupa uji normalitas uji T berpasangan dan pengukuran effect size sedangkan analisis data kualiatif berupa reduksi data pengkodingan data penyajian data dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran melalui guided inquiry flipped classroom memperbaiki konsepsi siswa. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya siswa yang mengerti konsep seluruhnya dan menurunnya miskonsepsi pada materi fluida statis. Peningkatan penguasaan konsep siswa setelah diberikannya model guided inquiry flipped classroom ditunjukkan oleh nilai rata-rata posttest sebesar 70 48 lebih besar dari rata-rata pretest sebesar 24 32 pada uji Paired Sample Statistic. Penurunan miskonsepsi setelah diberikannya model guided inquiry flipped classroom juga dibuktikan oleh rata-rata posttest sebesar 18 28 lebih kecil dari rata-rata pretest sebesar 32 80 pada uji Paired Sample Statistic. Selain itu uji effect size juga menunjukkan bahwa model guided inquiry flipped classroom mempengaruhi variabel penguasaan konsep sebesar 3 94 termasuk dalam kategori strong effect.