Skripsi
Pengaruh partisipasi mahasiswa calon guru fisika dalam program asistensi laboratorium terhadap pengembangan physics teacher identity / Lutfy Ummu Hidayati
Abstrak
Physics teacher identity merupakan identitas khusus untuk mendefinisikan bagaimana seorang individu melihat diri mereka sendiri dan bagaimana mereka dilihat atau dikenali oleh orang lain sebagai guru fisika. Mahasiswa pendidikan fisika terkadang menganggap dirinya tidak mampu untuk mengajarkan materi fisika dan mereka merasa tidak dilahirkan sebagai guru fisika. Hal tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa kesulitan merepresentasikan dirinya sebagai calon guru fisika. Kesulitan menentukan identitas ini dimungkinkan untuk dihadapi dengan adanya pengalaman-pengalaman yang membentuknya. Salah satunya adalah pengalaman menjadi asisten laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi mahasiswa calon guru fisika dalam program asistensi laboratorium terhadap pengembangan physics teacher identity. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian ini melibatkan enam mahasiswa calon guru fisika Universitas Negeri Malang yang mengikuti program asistensi laboratorium pada mata kuliah praktikum Fisika Dasar 1. Data diperoleh dari wawancara dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi dalam program AL mempengaruhi pengembangan physics teacher identity mahasiswa calon guru fisika. Hal tersebut terlihat dari komponen physics teacher identity. Pada komponen negotiated experience and recognition partisipan mendapatkan pengalaman yang positif dan merasa sangat dihargai atau diakui sebagai asisten lab oleh dosen pembimbing serta mahasiswa praktikan. Pada komponen community membership and competence partisipan termotivasi untuk meningkatkan kompetensinya sehingga merasa lebih percaya diri ketika mengajar dan merasa yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Pada komponen learning trajectory and personal interest partisipan memiliki ketertarikan dibidang fisika dan ingin berkarir sebagai guru fisika di masa depan didukung dengan passion yang dimiliki. Pada komponen nexus of multimembership and integreted physics identity pengalaman dalam komunitas membawa partisipan untuk meningkatkan rasa tanggung jawabnya. Komunitas juga berperan dalam mencari solusi dari permasalahan yang dialami partisipan. Lebih lanjut hasil temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai pijakan awal untuk mengetahui bagaimana konstruksi physics teacher identity calon guru fisika sebagai langkah konkret dalam pengembangan physics teacher identity.