Skripsi
Pengaruh pengalaman korban bullying terhadap kepercayaan diri peserta didik Kelas XI SMA Nasional Malang / Adinda Laura Devi Sugiarto
Abstrak
Bullying merupakan kasus yang tidak yang terus terjadi setiap tahunnya khususnya di dunia pendidikan. Banyak peserta didik yang tanpa sadar menjadi pelaku ataupun korban bullying. Tindakan tersebut biasanya dilakukan oleh peserta didik yang lebih senior karena menganggap bahwa korban lemah. Dari maraknya kasus ini banyak sekali dampak buruk terhadap korban salah satunya kepercayaan diri yang menurun. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh pengalaman korban bullying terhadap kepercayaan yang diukur dengan skala pengalaman korban bullying dan kepercayaan diri. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan kausal korelasional. Lokasi penelitian di SMA Nasional Malang dengan jumlah populasi 127 peserta didik kelas XI dan 38 responden untuk menjadi sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria khusus yaitu peserta didik yang mengalami bullying. Hasil uji validitas dari skala pengalaman korban bullying (X) yaitu sebanyak 29 item valid dan 9 item gugur. Sedangkan skala kepercayaan diri (Y) sebanyak 30 item valid dan 14 item gugur. Reliabilitas dari dua skala tersebut baik dengan hasil 0 819 untuk skala pengalaman korban bullying (X) dan 0 871 untuk skala kepercayaan diri (Y). Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji deskriptif uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji deskriptif terdapat beberapa peserta didik yang mengalami bullying tingkat tinggi sedang dan rendah. Selain itu juga terdapat beberapa peserta didik yang mengalami kepercayaan diri rendah setelah menerima bullying. Kemudian. hasil uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas dan heterokedastisitas menunjukkan bahwa data terdistribusi dengan normal dan tidak terjadi heterokedastisitas. Uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman korban bullying terhadap kepercayaan diri dan Ha diterima. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai Rsquare sebesar 0 645 dan nilai signikansi 0 000 gt 0 005. Melalui persamaan regresi sederhana terlihat bahwa pengaruh bernilai positif dikarenakan dari 29 responden yang mengalami bullying tingkat tinggi tidak semua memiliki kepercayaan diri yang rendah. Berangkat dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Tingkat bullying yang dialami peserta didik kelas XI SMA Nasional Malang tergolong tinggi (2) Kepercayaan diri peserta didik yang mengalami bullying mayoritas rendah dan (3) Terdapat pengaruh yang kuat antara pengalaman korban bullying terhadap kepercayaan diri dan bernilai positif. Dari penelitian ini diharapkan dapat membantu konselor dalam menyusun program bimbingan dan konseling agar menarik dan mempertimbangkan angka bullying yang terjadi di sekolah.