Skripsi
Pengaruh manajemen program penguatan pendidikan karakter (PPK) dan kompetensi guru terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang / Risti Pratami
Abstrak
Adanya krisis karakter peserta didik yang semakin kompleks seperti tindakan bullying tawuran pelajar pergaulan bebas dan kasus lain mendorong pentingnya pengembangan karakter peserta didik di sekolah. Menjalankan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berpedoman pada fungsi manajemen mulai dari proses perencanaan (planning) pengorganisasian (organizing) pelaksanaan (actuating) pengawasan (controlling) dan evaluasi (evaluating). Manajemen Program PPK yang berjalan baik berpotensi mengembangkan karakter peserta didik. Seorang guru menjadi teladan peserta didik dalam berperilaku sehingga dibutuhkan kompetensi yang mencakup kompetensi pedagogik kompetensi profesional kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial dalam upaya mengembangkan karakter peserta didik. Karakter peserta didik yang berbudi pekerti luhur tercermin dari perilakunya yang mengamalkan nilai utama dalam Program PPK mencakup nilai religius nilai nasionalis nilai mandiri nilai gotong royong dan nilai integritas. Hal yang melatarbelakangi penelitian di Kota Malang yakni adanya tantangan pendidikan seiring meluasnya sumber informasi yang dapat diakses mendorong perubahan karakter karena anak pada usia remaja memasuki masa peralihan sehingga cenderung labil dalam mengendalikan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui manajemen Program PPK di SMPN se-Kota Malang (2) mengetahui kompetensi guru di SMPN se-Kota Malang (3) mengetahui pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang (4) mengetahui pengaruh manajemen Program PPK terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang (5) mengetahui pengaruh kompetensi guru terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang dan (6) mengetahui pengaruh manajemen Program PPK dan kompetensi guru terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Penelitian ini bersifat deduktif karena menjelaskan hal yang bersifat umum ke khusus dan bertujuan menguji hipotesis dengan teori yang ada. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian mencakup (1) analisis deskriptif data penelitian (2) uji prasyarat analisis dan (3) uji hipotesis. Populasi penelitian sebesar 1.161 orang pendidik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik area proportional random sampling karena jumlah populasi yang banyak dengan wilayah yang luas sehingga terbagi menjadi 5 area kecamatan yakni Kecamatan Lowokwaru Kecamatan Klojen Kecamatan Kedungkandang Kecamatan Sukun dan Kecamatan Blimbing dengan mempertimbangkan penghitungan sampel secara representatif dan seimbang. Diperoleh sejumlah 10 sekolah dengan sampel penelitian sebanyak 300 orang guru. Simpulan terkait penelitian ini ialah (1) manajemen program PPK yang direalisasikan di SMPN se-Kota Malang sangat tinggi mulai dari proses perencanaan (planning) pengorganisasian (organizing) pelaksanaan (actuating) pengawasan (controlling) dan evaluasi (evaluating) (2) kompetensi guru di SMPN se-Kota Malang tergolong sangat tinggi sesuai dengan 4 standar kompetensi guru (3) pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang termasuk dalam kategori sangat tinggi yang berpedoman pada 5 nilai karakter utama yaitu religius nasionalis mandiri gotong royong dan integritas (4) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara manajemen Program PPK terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang (5) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi guru terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang dan (6) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara manajemen Program PPK dan kompetensi guru terhadap pengembangan karakter peserta didik di SMPN se-Kota Malang. Saran yang dapat diberikan meliputi (1) kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang senantiasa mengobservasi terkait realisasi Program PPK serta mengoptimalkan kompetensi guru secara berkelanjutan sesuai kondisi sekolah yang dinamis (2) kepala SMPN se-Kota Malang secara berkala memastikan aktualisasi manajemen Program PPK dan melakukan refleksi terkait kompetensi guru sehingga dapat dilakukan tindak lanjut jika diperlukan (3) guru di SMPN se-Kota Malang untuk melakukan refleksi terkait kompetensi yang dimilikinya terkait dengan proses pembelajaran atau di luar kegiatan pembelajaran (4) ketua Departeman Administrasi Pendidikan selalu meninjau berbagai dinamika informasi mengenai Program PPK dan kompetensi guru yang dapat mempengaruhi karakter peserta didik sekaligus sebagai bahan referensi dan (5) peneliti lain sebagai bahan referensi dalam melakukan penelitian sejenis dan menambah alat ukur penelitian seperti faktor internal (naluri kebiasaan keturunan/warisan sifat motivasi bertingkah laku dan hati nurani) dan faktor eksternal (pergaulan bebas pengaruh gawai pengaruh keluarga dan pengaruh masyarakat) yang mempengaruhi pengembangan karakter peserta didik.