Tesis
Komunikasi matematis tulis siswa SMP pada materi aljabar ditinjau dari kemampuan matematika / Wahyu Santoso
Abstrak
Komunikasi matematis tulis merupakan alat yang digunakan siswa untuk menyampaikan gagasan matematikanya berupa kata-kata gambar simbol tabel dan diagram yang dapat dituangkan melalui tulisan. Komunikasi matematis tulis juga bisa berbentuk penjelasan memecahkan permasalahan ataupun bukti matematis yang menjelaskan kemampuan siswa untuk mengorganisasikan konsep yang berbeda dalam memecahkan permasalahan. Komunikasi matematis tulis setiap siswa berbeda-beda dalam menjawab soal karena setiap siswa memiliki kemampuan matematika yang berbeda-beda dalam memecahkan masalah matematika. Kemampuan matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan potensi serta pengetahuannya dalam menyelesaikan soal. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunikasi matematis tulis siswa dengan memberikan masalah berupa soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dalam lingkup aljabar. Oleh karena itu penelitian ini berfokus pada deskripsi komunikasi matematis tulis siswa SMP pada materi aljabar ditinjau dari kemampuan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi matematis tulis siswa pada materi aljabar ditinjau dari kemampuan matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2021 di SMP Negeri 2 Sumberpucung. Pemilihan subjek berdasarkan nilai ulangan akhir semester ganjil pelajaran matematika dan dengan mempertimbangkan saran guru yang mewakili masing-masing kategori kemampuan matematika tinggi sedang dan rendah. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 siswa kelas IX-F SMP Negeri 2 Sumberpucung yaitu 2 siswa dari masing-masing kategori kemampuan matematika tinggi sedang dan rendah. Kemudian tes diberikan dalam bentuk soal cerita yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dalam lingkup aljabar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematika tinggi dapat memahami permasalahan yang diberikan. Dapat menyebutkan informasi yang diberikan dan pertanyaan yang diajukan. Dapat membuat rencana penyelesaian dapat menyelesaikan masalah yang diberikan sesuai langkah-langkah penyelesaian yang digunakan dengan hasil yang benar dan dapat menuliskan kesimpulan dari penyelesaian yang didapat. Siswa berkemampuan matematika sedang dapat memahami masalah yang diberikan. Siswa dapat menyebutkan informasi yang diberikan dan pertanyaan yang diajukan. Siswa dapat membuat rencana penyelesaian namun tidak dapat melaksanakan rencana yang sudah dibuat sebelumnya sehingga menghasilkan jawaban yang tidak tepat. Siswa dapat menuliskan kesimpulan namun jawaban yang diperoleh masih salah. Siswa berkemampuan matematika rendah tidak dapat memahami permasalahan yang diberikan serta siswa tidak dapat membuat rencana penyelesaian dan tidak dapat menyelesaikan masalah yang diberikan sesuai langkah-langkah penyelesaian yang digunakan. Siswa tidak dapat menuliskan kesimpulan dari penyelesaian yang didapat karena siswa tidak bisa menyimpulkan.