Skripsi
Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru (studi multi situs SD Muhammadiyah 4 dan SD Muhammadiyah 9 Malang) / Dwiki Hernawan
Abstrak
Keberhasilan meningkatkan kompetensi guru di sekolah membutuhkan strategi efektif kepemimpinan kepala sekolah. Kepala sekolah memiliki peran strategis untuk memberikan arahan membimbing dan mengawasi guru dalam mengembangkan kompetensi dan keterampilan guru. Pendidikan yang selalu mengalami perubahan dan perkembangan menuntut guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya agar dapat beradaptasi dengan perubahan pendidikan. Tentunya hal tersebut membutuhkan upaya-upaya pengembangan kompetensi guru dalam pembelajaran supaya dapat menyesuaikan dengan perubahan pembelajaran yang ada. Oleh karena itu peneliti bermaksud mengkaji apakah kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dan melihat bagaimana strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SD Muhammadiyah 4 Malang dan SD Muhammadiyah 9 Malang. Fokus yang dijawab dalam penelitian ini yaitu (1) proses kepemimpinan kepala sekolah (2) profil penguasaan komptensi guru dalam pembelajaran (3) strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru (4) faktor pendukung dan kendala dalam meningkatkan kompetensi guru (5) solusi dalam mengatasi kendala peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi situs. Lokasi penelitian yaitu SD Muhammadiyah 4 Malang dan SD Muhammadiyah 9 Malang. Informan penelitian yaitu kepala sekolah dan guru serta di tentukan dengan snowball sampling. Teknik pengumpulan data penelitian digali melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data kondensasi penyajian data dan kesimpulan serta dilanjutkan analisi temuan lintas situs. Pengecekan kebasahan data melalui kredibilitas transfermabilitas dependabilitas dan konfirmabilitas. Tahap-tahap penelitian yaitu tahap pra lapangan tahap pendahuluan tahap penyusunan proposal tahap pelaksanaan dan tahap penyusunan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan proses kepemimpinan kepala sekolah melalui proses manajerial merumuskan dan mengkomunikasikan visi misi dan pembinaan dan motivasi. Kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik kompetensi kepribadian kompetensi sosial dan kompetensi profesional. Strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru melalui supervisi akademik rapat koordinasi pembinaan spiritual kesempatan melanjutkan pendidikan pelatihan workshop studi banding kelompok kerja guru(KKG) pengawasan amp evaluasi kinerja aplikasi merdeka pembinaan amp motivasi pemberian reward amp punishment perjanjian komitmen mengajar mengikuti lomba serta upgrading. Faktor pendukung yaitu kesempatan melanjutkan pendidikan dukungan kepala sekolah sarana prasarana memadai hubungan harmonis guru dan wali murid. Faktor penghambat yaitu beasiswa kuliah tidak secara penuh rendahnya kesadaran meningkatkan kompetensi keterbatasan waktu guru jumlah pelatihan terbatas dan materi pengajian kurang variatif. Solusi yaitu beasiswa pada guru sertifikasi motivasi dan pembinaan pembuatan jadwal pengembangan dan pelatihan kepala sekolah merencanakan materi pengajian yang bervariatif. Saran yang peneliti dapat sampaikan yaitu (1) sekolah lebih aktif dalam memanfaatkan media berbasis online dalam upaya meningkatkan kompetensi guru (2) sekolah dapat membentuk program karya tulis ilmiah sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan wawasan guru (3) kepala sekolah SD Muhammadiyah 4 Malang dapat membuat program cheklog kehadiran guru dan evaluasi kehadiran guru (4) kepala sekolah dapat lebih terbuka kepada guru dalam menyampaikan informasi mengenai pelatihan.