Skripsi
Hubungan minat terhadap jurusan dan dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa SMK Negeri 3 Batu / Intan Gerhana Putri Hasibuan
Abstrak
Motivasi belajar adalah dorongan yang menyebabkan seseorang bertindak dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar. Seseorang yang memiliki motivasi harus disertai dengan tindakan nyata dalam membantu ketercapaian tujuan yang diinginkannya. Motivasi berperan sangat penting untuk menumbuhkan semangat serta dorongan pada setiap individu dalam melakukan kegiatan belajar dan untuk mencapai tujuan belajar yang diinginkan. Tingkat motivasi belajar seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya adalah adanya minat terhadap suatu bidang atau jurusan yang dipilih. Penting bagi siswa untuk memahami bakat minat dan arah karir yang ingin dicapai. Selain itu siswa juga harus dibekali dengan pengetahuan tentang berbagai pilihan pendidikan lanjutan beserta program keahlian yang bisa dipilih. Jika siswa merasa salah dalam memilih jurusan maka hal ini akan mengurangi kenyamanan dalam belajar sehingga motivasi siswa untuk belajar dapat mengalami penurunan. Selain itu penyebab munculnya permasalahan berkaitan dengan salah memilih jurusan juga bisa bersumber dari orang tua. Dukungan orang tua menjadi hal yang juga penting bagi siswa dalam melakukan pemilihan jurusan. Namun jika orang tua tidak mendasarkan pemilihan jurusan dengan melihat minat anak maka dukungan dari orang tua akan menjadi sia sia. Bisa dikatakan demikian karena yang akan menjalani proses pembelajaran adalah siswa itu sendiri. Pemilihan jurusan oleh orang tua jika dilakukan dengan kurang mempertimbangkan sudut pandang dari anak atau siswa akan menimbulkan banyak hambatan bagi anak salah satunya adalah siswa yang merasa salah jurusan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa minat terhadap jurusan dan dukungan orang tua memiliki hubungan dengan motivasi belajar siswa. Melalui penelitian ini diharapkan dapat mengungkap keterkaitan antara minat terhadap jurusan dan dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 346 siswa yang terbagi dalam 11 kelas. Sampel penelitian ditetapkan melalui metode cluster random sampling dan diperoleh 4 kelas dengan jumlah total 117 siswa ditetapkan menjadi sampel. Penelitian ini menggunakan instrumen skala minat terhadap jurusan skala dukungan orang tua dan skala motivasi belajar yang telah diuji cobakan untuk mengetahui validitas serta reliabilitasnya dengan hasil sejumlah 70 item dinyatakan valid yaitu 23 item instrumen minat terhadap jurusan 24 item instrumen dukungan orang tua dan 23 item instrumen motivasi belajar. Berdasarkan hasul uji reliabilitas keseluruhan item dari ketiga variabel dinyatakan reliabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat terhadap jurusan dan motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 3 Batu. Ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0 000 lt 0 05 dan nilai t hitung 6 833 lebih besar dari nilai t tabel 1 980. Sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat minat terhadap jurusan maka akan semakin tinggi pula tingkat motivasi belajar. (2) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan orang tua dan motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 3 Batu. Ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 dan nilai t hitung 5 154 lebih besar dari nilai t tabel 1 980. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat dukungan orang tua yang diperoleh siswa maka akan semakin tinggi pula tingkat motivasi belajar siswa. (3) Terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat terhadap jurusan dan dukungan orang tua dengan motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 3 Batu. Ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lebih kecil dari 0 05 dan nilai F hitung 54 093 lebih besar dari nilai F tabel 3 080. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara minat terhadap jurusan dan dukungan orang tua secara simultan terhadap motivasi belajar siswa kelas X SMK Negeri 3 Batu. Melalui hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi dasar bagi konselor dalam penyusunan layanan Bimbingan dan Konseling sebagai upaya memfasilitasi siswa dalam mengembangkan diri berkenaan dengan minat terhadap jurusan dan motivasi belajar. Konselor dapat membantu memberi pemahaman kepada orang tua agar dapat bersikap bijaksana dalam memahami kondisi anak dan mamahami pentingnya peran orang tua bagi anak. Konselor dan orang tua dapat saling membina komunikasi untuk berbagi informasi mengenai proses belajar yang dilaksanakan di sekolah dan dirumah. Diharapkan akan ada sinergi antara konselor bersama orang tua agar dapat memberikan dukungan yang optimal kepada siswa.