Skripsi
Hubungan kualitas dan kuantitas antenatal care dengan kejadian stunting anak 24-59 bulan di wilayah Puskesmas Dinoyo tahun 2023 / Aulia Pramesti Pangestuti
Abstrak
Stunting termasuk permasalahan gizi kronik penyebab diantaranya yaitu gizi pada ibu hamil belum terpenuhi kurangnya asupan gizi bayi dan kondisi sosial ekonomi. Puskesmas Dinoyo menaungi daerah dengan tingkat stuntingnya yang tinggi di Kota Malang tepatnya di Kecamatan Lowokwaru. Penelitian sebelumnya menyatakan faktor dominan penyebab stunting pada balita yaitu antenatal care (ANC). Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah stunting yang terjadi pada balita di wilayah Puskesmas Dinoyo disebabkan oleh kualitas dan kuantitas ANC. Metode penelitian yaitu analitik observasional dengan desain case control menggunakan pendekatan retrospektif. Jumlah populasi sebesar 1643 ibu yang diambil dari tiga kelurahan yaitu Tlogomas Dinoyo dan Sumbersari. Sampel penelitian berjumlah 69 orang menggunakan purpose sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Februari - Maret 2023. Pengukuran kualitas berdasarkan minimal standar pelayanan 10T sedangkan pengukuran kuantitas berdasarkan frekuensi minimal 4 kali kunjungan menggunakan instrumen lembar checklist dan buku KIA dengan analisis Chi Square. Hasil yang didapatkan untuk kualitas ANC dengan stunting nilai p-value 0 798 dengan nilai OR 1 30 (95% CI 0 47-3 55) sedangkan kuantitas ANC dengan stunting nilai p-value 1 000 dengan nilai OR 1 09 (95% CI 0 40-2 97). Disimpulkan bahwa kualitas dan kuantitas antenatal care tidak memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita 24-59 bulan di wilayah puskesmas Dinoyo.