Skripsi
Pengembangan bahan ajar e-modul sejarah migrasi (ejarami) pada materi migrasi penduduk Jawa ke Lampung tahun 1905-1941 untuk siswa kelas xi IIS 1 MAN 2 Bandar Lampung / Abdilah Farid Rifki
Abstrak
Bahan ajar saat ini mulai bervariasi. Hal ini guna mendukung inovasi dalam pembelajaran. Pembelajaran sejarah juga sangat membutuhkan inovasi tersebut. Berbagai masalah yang terdapat di lapangan membutuhkan solusi yang berbeda-beda. Saat proses pembelajaran sejarah terdapat fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Observasi yang dilakukan peneliti mengenai mata pelajaran sejarah Indonesia di kelas XI IIS 1 MAN 2 Bandar Lampung menemukan beberapa fakta yaitu 1) kurang adanya variasi penggunaan bahan ajar dalam pembelajaran 2) Penggunaan smartphone belum maksimal dalam proses pembelajaran 3) kurangnya adanya pengembangan materi yang disampaikan terutama terkait dengan sejarah lokal serta 4) adanya pandemi virus covid-19. Berdasarkan hal tersebut perlu adanya sebuah kreativitas dan inovasi dari guru sejarah untuk membuat bahan ajar dengan materi sejarah lokal. Bahan ajar yang sangat mudah dipergunakan dalam proses pembelajaran sejarah adalah EJARAMI. Penelitian ini memiliki tujuan umum untuk menghasilkan EJARAMI dengan tema sejarah lokal untuk kelas XI MA matapelajaran sejarah Indonesia. Tujuan selanjutnya adalah mengukur validitas kelayakan dan efektifitas produk EJARAMI pada materi ldquo Migrasi Penduduk Jawa ke Lampung Tahun 1905-1941 rdquo untuk Kelas XI IIS 1 MAN 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE yang terdiri atas (1) analisis (analyze) (2) desain (design) (3) pengembangan (development) (4) implementasi (implement) dan (5) evaluasi (evaluation). Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini berupa (1) angket (2) observasi (3) wawancara dan (4) dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan beberapa kesimpulan. Pada tahap validasi ahli yaitu validasi ahli materi mendapatkan skor persentase sebesar 89 29% dan validasi ahli media mendapatkan skor presentase 96 67%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa EJARAMI sangat valid untuk lanjut ke tahap selanjutnya di sekolah. Pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor persentase 91 4%. Pada uji cpba kelompok besar menggunakan angket mendapatkan skor persentase 91 6%. Berdasarkan presentase tersebut maka dapat disimpulkan bahwa EJARAMI sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sejarah Indonesia. Pengerjaan soal evaluasi mendapatkan skor efektivitas sebesar 1 20. Berdasarkan skor tersebut dapat dikatakan bahwa bahan ajar EJARAMI efektivitasnya tercapai sebagai bahan ajar matapelajaran sejarah Indonesia.