UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis perbandingan deformasi antara sistem waffle slab dengan sistem pelat konvensional pada bangunan Apartemen Gunawangsa Gresik / Bagus Ginanjar

Ginanjar, Bagus - Nama Orang;

Abstrak
Sistem pelat membutuhkan penyaluran beban yang efisien menuju struktur vertikal untuk menahan deformasi gaya geser momen dan torsi. Dalam merencanakan suatu ruangan yang luas yang memiliki bentangan panjang diperlukan adanya sistem pelat yang memiliki kekakuan yang besar. Waffle slab merupakan suatu sistem pelat yang efektif dalam mereduksi deformasi yang terjadi pada struktur dikarenakan adanya balok rusuk yang dapat meningkatkan kekakuan pelat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kinerja sistem waffle slab yang dikomparasikan dengan sistem pelat konvensional pada kasus gedung Apartemen Gunawangsa Gresik. Dalam penelitian ini dilakukan analisa pemodelan gedung menggunakan program bantu ETABS kemudian dilakukan verifikasi persentase selisih perbandingan dari kedua sistem pelat tersebut. Hal ini ditinjau berdasarkan persentase perbandingan dari nilai lendutan maksimum ( delta ) simpangan maksimum ( ) nilai kekakuan (k) dan volume material (V). Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan tahap analisis pemodelan pada kedua sistem pelat kemudian dilanjutkan dengan analisis persentase perbandingan. Pada analisis pemodelan sistem pelat konvensional data disesuaikan dengan gambar forcon Apartemen Gunawangsa. Sedangkan pada analisis pemodelan sistem waffle slab data yang digunakan disesuaikan dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem waffle slab terbukti lebih efektif dibandingkan dengan sistem pelat konvensional. Keefektifan ini berdasarkan lendutan simpangan antar tingkat nilai kekakuan dan volume material penyusun sistem pelat. Hasil analisis sistem waffle slab menunjukkan persentase rata-rata penurunan lendutan sebesar 25% persentase rata-rata penurunan nilai simpangan sebesar 36% untuk arah x dan 24% untuk arah y persentase rata-rata peningkatan nilai kekakuan sebesar 32% untuk arah x dan 21% untuk arah y dan persentase rata-rata penurunan volume material penyusun sistem pelat sebesar 12%. Hasil yang didapatkan setelah melakukan analisa menunjukkan bahwa nilai kekakuan berbanding terbalik dengan nilai lendutan. Semakin kaku sebuah sistem struktur pelat maka lendutan yang terjadi semakin kecil. Selain hal tersebut nilai deformasi proporsional terhadap beban nilai regangan proporsional terhadap deformasi sedangkan nilai tegangan tidak proporsional terhadap regangan disebabkan diagram tegangan dan regangan material beton bersifat tidak linier.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Sipil, 2023.
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
No Reg
4185/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. BETON BERTULANG - SISTEM WAFFLE
2. REINFORCED CONCRETE - WAFFLE SYSTEM

Pembimbing
1. Dr. Ir. B. Sri Umniati, M.T.; 2. Mohammad Sulton, S.T., M.T.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik