Skripsi
Pengembangan dan implementasi modul ajar kesetimbangan kimia berorientasi socio-scientific issues dan sustainable development goals-tanpa kelaparan / Siti Khalifah Qonata Fajrin
Abstrak
Kelaparan menjadi salah satu permasalahan yang serius untuk segera diselesaikan melalui agenda pembangunan berkelanjutan. Agenda tersebut menuntut setiap individu sebagai subjek dan objek pembangunan untuk turut berperan aktif dalam mewujudkannya. Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan atau Education for Sustainable Development (ESD) menjadi suatu mekanisme yang cocok dan strategis untuk menanamkan dan menerapkan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan kepada peserta didik sebagai bagian dari subjek dan objek pembangunan. Modul ajar menjadi salah satu bentuk perangkat ajar yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan konsep ESD kedalam kegiatan pembelajaran namun saat ini belum ada modul ajar yang secara eksplisit memuat konsep tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar kesetimbangan kimia berorientasi Socio-scientific Issues dan Sustainable Development Goals (SDGs)-Tanpa Kelaparan yang layak dan untuk mengevaluasi pemahaman SDGs-Tanpa Kelaparan sebelum dan setelah diimplementasikan modul ajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahapan analysis design develop implement dan evaluate. Implementasi dilakukan dengan menggunakan metode pre-experimental dengan one group pretest-posttest design untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul ajar terhadap pemahaman SDGs-Tanpa Kelaparan. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara dan lembar angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik. Hasil pengembangan berupa modul ajar kesetimbangan kimia dalam bentuk media cetak yang dilengkapi dengan tujuan pembelajaran khusus dan isu sosiosaintifik terkait SDGs-Tanpa Kelaparan serta kompetensi kunci ESD. Modul ajar yang dikembangkan memperoleh kriteria ldquo sangat valid rdquo dari validator ahli dan praktisi serta dari uji keterbacaan sehingga modul ajar ini layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu hasil implementasi menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pemahaman peserta didik terkait SDGs-Tanpa Kelaparan sebelum dan setelah dibelajarkan modul ajar ini dengan nilai N-Gain pada kategori ldquo sedang rdquo . Penelitian ini memiliki implikasi bahwa pemahaman peserta didik terkait SDGs harus dieksplisitkan melalui kegiatan pembelajaran dan untuk penelitian selanjutnya perlu dikaji efektivitas dari modul yang telah dikembangkan.